Kilasbanggai.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Juni 17, 2026
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Ketimpangan dan Buruh Banggai yang Terabaikan

Muhammad Maruf by Muhammad Maruf
1 Mei 2026
in Opini

Oleh : Sugianto Adjadar (Sekretaris FNPBI Kabupaten Banggai)

KILASBANGGAI.COM- Hari Buruh Internasional (May Day) merupakan hari monumental, bukan sekedar sesuatu yang terberi namun sebuah perjuangan panjang yang penuh keringat, air mata dan darah kaum buruh.

Buruh adalah penggerak utama roda ekonomi sekaligus aktor penting dalam pembangunan. Namun, realitas yang dihadapi banyak pekerja masih jauh dari ideal.

BACA JUGA

Pidato Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945: “Dari Sulteng untuk Papua”

Pidato Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945: “Dari Sulteng untuk Papua”

1 Juni 2026

Membaca Ulang APBD Sulteng: Benarkah Ketahanan Fiskal Kita Sedang Rapuh?

20 Mei 2026

Persoalan buruh masih menjadi isu yang kompleks. Buruh masih berada dalam bayang-bayang ketidakpastian, baik dalam hal upah yang lyak, jaminan kerja, maupun perlindungan hukum. Kondisi ini membuat posisi buruh rentan terhadap eksploitasi.

Di Kabupaten Banggai, ketimpangan ini terlihat nyata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2025 tercatat sebesar 3,07 persen atau sekitar 6.299 orang. Angka ini memang sedikit menurun dibandingkan Agustus 2024 yang sebesar 3,11 persen.

Namun demikian, Banggai masih menempati posisi keempat tertinggi di Sulawesi Tengah dalam hal tingkat pengangguran terbuka, terpaut cukup jauh dari Kabupaten Banggai Kepulauan yang memiliki karakter ekonomi berbeda dan tidak didominasi oleh arus investasi besar.

Sementara itu, dalam catatan Organisasi Serikat Buruh FNPBI Banggai, aduan Perusaahaan pertambangan nikel mendominasi sebagai pelaku pelanggaran di sektor ketenagakerjaan di Kabupaten Banggai.

Praktik persoalan ketenaagkerjaan di Banggai yang berulang, kontrak kerja jangka pendek tanpa kepastian, upah yang tidak sesuai standar, lembur yang tidak dibayar, hingga absennya jaminan sosial. Bahkan, tidak sedikit pekerja yang dipaksa menerima kondisi kerja yang tidak layak dengan ancaman pemutusan kontrak.

Parahnya, sejak dua bulan terakhir sekitar 307 buruh yang tak dilanjutkan kontrak kerja tanpa alasan yang jelas. Padahal saat ini buruh bertahan dalam kondisi ekonomi yang sulit dan ketidakpastian global.

Dalam konteks ini, menjadi penting untuk menegaskan bahwa persoalan buruh di Banggai buknlah masalah individual, melainkan masalah struktural. Lemahnya pengawasan pemerintah, longgarnya penegakan regulasi, serta minimnya keberpihakan terhadap buruh telah menciptakan ruang yang subur bagi praktik-praktik yang tidak adil.

Sejarah buruh adalah sejarah pengorbanan. Sudah selayaknya buruh tidak berjalan sendiri, melainkan bersatu, melawan, dan menuntut keadilan. Jika kenyataan ini terus dibiarkan, maka pertumbuhan ekonomi di Banggai hanya menjadi seremonial, sementara buruh berada di jurang ketimpangan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Banggai harus segera mengambil langkah nyata dalam melindungi buruh, menjamin kepastian kerja, serta memastikan keberlanjutan hidup buruh.

Hal ini dapat dilakukan melalui pengawasan ketat terhadap penerapan upah minimum dan pemenuhan hak-hak normatif buruh, penegakan aturan keselamatan dan kesehatan kerja di setiap perusahaan, serta pemberian sanksi tegas bagi perusahaan yang melanggar ketentuan.

Selain itu, Pemda juga perlu memperkuat peran Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai dan UPT Pengawas ketenagakerjaan wilayah II Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tengah, dalam menerima dan menindaklanjuti pengduan buruh, serta mendorong terciptanya dialog sosial yang rutin antara buruh, serikat buruh, pengusaha, dan pemerintah daerah agar setiap persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan secara adil dan berimbang.(*)

Tags: buruhFNPBI Kabupaten BanggaiMay DaySugianto Adjadar
Previous Post

Rektor UIN Datokarama Apresiasi Program Beasiswa Berani Cerdas Gubernur Anwar Hafid

Next Post

Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

Berita Pilihan

Pidato Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945: “Dari Sulteng untuk Papua”

Pidato Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945: “Dari Sulteng untuk Papua”

by Muhammad Maruf
1 Juni 2026
0

Oleh: Dr. Ade Putra Ode Amane, S.Sos., M.Si - Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Luwuk/ Penceramah Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila...

Membaca Ulang APBD Sulteng: Benarkah Ketahanan Fiskal Kita Sedang Rapuh?

by Muhammad Maruf
20 Mei 2026
0

Oleh : Moh. Rizal Liara - Founder Spirit Muda Indonesia  KILASBANGGAI.COM- Dalam beberapa pekan terakhir, publik Sulawesi Tengah diramaikan oleh...

Menggugat Prioritas Walikota Palu: Dibalik Bayang-bayang Politik dan Jeritan Ribuan Penganggur

by Muhammad Maruf
17 Mei 2026
0

Oleh: Muh Fajri Ardiansyah - Ketua Perhimpunan Rakyat Progresif Sulawesi Tengah KILASBANGGAI.COM- Kota Palu secara konsisten memegang predikat buruk sebagai...

Pernyataan Sekda dan Cermin Buram Meritokrasi di Banggai

by Muhammad Maruf
5 Mei 2026
0

Oleh: Hendra Dg Tiro - Sekretaris Umum HMI Cabang Luwuk Banggai KILASBANGGAI.COM- Pernyataan Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, yang...

Biaya Hidup Naik, Upah Diam: Ketimpangan yang Mematikan?

by Muhammad Maruf
18 April 2026
0

Oleh : Rifat  Hakim (Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik) KILASBANGGAI.COM- Setiap tahun, hidup terasa semakin mahal. Harga beras naik, biaya sewa...

Next Post
Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

Discussion about this post

Pastikan Warga Tertangani, Wagub Sulteng Turun Langsung ke Lokasi Terdampak Gempa di Palu dan Sigi

Pastikan Warga Tertangani, Wagub Sulteng Turun Langsung ke Lokasi Terdampak Gempa di Palu dan Sigi

by Muhammad Maruf
16 Juni 2026
0

DPRD Banggai Terima Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

DPRD Banggai Terima Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

by Asnawi Zikri
16 Juni 2026
0

Gempa M6,7 Guncang Sulteng, 8 Warga Jadi Korban, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa M6,7 Guncang Sulteng, 8 Warga Jadi Korban, Sejumlah Bangunan Rusak

by Asnawi Zikri
16 Juni 2026
0

Anwar Hafid Soroti Profesionalisme ASN: Pejabat Tanpa Inovasi Siap Dirotasi

Sulteng Diguncang Gempa M 6,7, Gubernur Anwar Hafid Gerak Cepat Instruksikan Tanggap Darurat

by Muhammad Maruf
16 Juni 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com