Kilasbanggai.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Juni 3, 2026
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Rencana Tambang dan Suara Penolakan Masyarakat Nuhon

Muhammad Maruf by Muhammad Maruf
13 November 2025
in Banggai, Opini
I Putu Andre Juliana (Akademi Universitas Tompotika Luwuk)

I Putu Andre Juliana (Akademi Universitas Tompotika Luwuk)

Oleh : I Putu Andre Juliana (Akademisi Universitas Tompotika Luwuk)

KILASBANGGAI.COM- Rencana masuknya tambang nikel di wilayah kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, mulai menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat. Isu ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari gelombang eksploitasi sumber daya alam yang kini merambah banyak wilayah di Sulawesi Tengah.

Seperti di banyak tempat lain, wacana tambang dihadapkan pada dua kutub besar yaitu janji pembangunan ekonomi dan kekhawatiran akan kerusakan lingkungan.

BACA JUGA

Polisi Gulung Terduga Bandar Sabu di Bunta Banggai

Polisi Gulung Terduga Bandar Sabu di Bunta Banggai

2 Juni 2026
Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

2 Juni 2026

 

Aktivitas Tambang dan Jejak Kerusakan Ekologis

Secara empiris, aktivitas tambang di berbagai daerah di Indonesia khususnya sering meninggalkan persoalan serius. Dampak ekologis berupa kerusakan hutan, pencemaran air, dan hilangnya sumber kehidupan warga menjadi kenyataan pahit yang berulang.

Dalam konteks di Banggai misalnya aktivitas tambang Nikel seperti di Desa Siuna, Tuntung, Huhak, dan Pongian jejak kerusakan akibat pertambangan sebelumnya masih terasa dan membekas di benak masyarakat. Mulai dari tanah longsor, air keruh yang tak lagi layak konsumsi, serta menurunnya produktivitas lahan pertanian masyarakat.

Sungai yang dulu menjadi sumber air bersih kini tidak lagi dapat diandalkan, dan lahan-lahan subur perlahan kehilangan daya produktivitasnya. Pengalaman ini membentuk memori kolektif masyarakat akan risiko besar yang mungkin mereka hadapi ketika tambang kembali masuk ke wilayah sekitar, seperti yang kini diwacanakan di Nuhon.

Pengalaman tersebut kini menjadi ingatan kolektif yang menumbuhkan kewaspadaan warga Nuhon terhadap rencana serupa.

 

Suara Penolakan Masyarakat Terkait Tambang

Munculnya gelombang penolakan masyarakat bukanlah bentuk antipati terhadap pembangunan. Sebaliknya, itu merupakan bentuk kesadaran ekologis dan sosial atas risiko yang mungkin ditimbulkan.

Penolakan tersebut dilandasi alasan rasional: ancaman terhadap sumber air bersih, potensi konflik sosial akibat tumpang tindih lahan, serta ketidakjelasan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Di tengah situasi ini, masyarakat berusaha mempertahankan ruang hidup mereka dari ancaman yang dapat merusak tatanan sosial dan lingkungan yang telah lama menopang kehidupan.

 

Penyerapan Aspirasi Masyarakat

Pemerintah dan DPRD Kabupaten Banggai dapat menanggapi aspirasi ini dengan pendekatan partisipatif dan transparan. Keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan bukan hanya bentuk formalitas, melainkan wujud penghormatan terhadap hak-hak warga sebagaimana diamanatkan konstitusi.

Kajian dampak lingkungan yang komprehensif dan independen harus menjadi syarat mutlak sebelum segala bentuk izin eksploitasi dikeluarkan. Ketika rakyat menolak atas nama kemanusiaan , demi mempertahankan tanah, air, dan ruang hidup mereka, maka penolakan itu bukan sekadar bentuk perlawanan, melainkan ekspresi moral atas hak hidup yang layak.

Pembangunan sejati seharusnya tidak menyingkirkan manusia dan alam dari pusat kebijakannya. Dari Nuhon, suara rakyat sesungguhnya mengingatkan kita: bahwa kemajuan ekonomi dengan mengeksploitasi sumber daya alam dan mengabaikan nilai-nilai moral kemanusiaan hanyalah bentuk lain dari kemunduran pembangunan.(*)

Tags: Luwuk BanggaiNuhonPutu Andre JulianaSultengTambang NikelTolak Tambang
Previous Post

Pemdes Hion, BPD dan Mahasiswa KKNT UIN Datokrama Palu Laksanakan “Kamis Mombilisi”

Next Post

Kemenkum Sulteng Kawal Harmonisasi Regulasi Pemerintah Kabupaten Banggai Laut

Berita Pilihan

Polisi Gulung Terduga Bandar Sabu di Bunta Banggai

Polisi Gulung Terduga Bandar Sabu di Bunta Banggai

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BUNTA– Anggota Polsek Bunta berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kompleks Muara, Kelurahan Bunta I, Kecamatan...

Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK TIMUR– Sebuah tempat penggilingan padi milik I Nyoman Darmawan (47), warga Desa Bantayan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai,...

Sempat Buron, 2 DPO Kasus Narkoba Dibekuk saat Penggerebekan Indekos Kilongan

Sempat Buron, 2 DPO Kasus Narkoba Dibekuk saat Penggerebekan Indekos Kilongan

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK– Berawal dari laporan warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kos, Satuan Reserse Narkoba Polres Banggai...

Momentum Iduladha 1447 H, DSLNG Serahkan 21 Hewan Kurban di Banggai, Palu, dan Jakarta

Momentum Iduladha 1447 H, DSLNG Serahkan 21 Hewan Kurban di Banggai, Palu, dan Jakarta

by Asnawi Zikri
1 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK- Dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang diperingati pada 27-28 Mei 2026, PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) kembali...

Pidato Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945: “Dari Sulteng untuk Papua”

Pidato Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945: “Dari Sulteng untuk Papua”

by Muhammad Maruf
1 Juni 2026
0

Oleh: Dr. Ade Putra Ode Amane, S.Sos., M.Si - Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Luwuk/ Penceramah Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila...

Next Post
Kemenkum Sulteng Kawal Harmonisasi Regulasi Pemerintah Kabupaten Banggai Laut

Kemenkum Sulteng Kawal Harmonisasi Regulasi Pemerintah Kabupaten Banggai Laut

Discussion about this post

Polres Banggai Laut Resmi Terbentuk, Pemda Siapkan Lahan 5 Hektare

Polres Banggai Laut Resmi Terbentuk, Pemda Siapkan Lahan 5 Hektare

by Uci Saripi
3 Juni 2026
0

Polisi Gulung Terduga Bandar Sabu di Bunta Banggai

Polisi Gulung Terduga Bandar Sabu di Bunta Banggai

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

Sempat Buron, 2 DPO Kasus Narkoba Dibekuk saat Penggerebekan Indekos Kilongan

Sempat Buron, 2 DPO Kasus Narkoba Dibekuk saat Penggerebekan Indekos Kilongan

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

error: Content is protected !!