KILASBANGGAI.COM, JAKARTA– Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Banggai terus menunjukkan progres positif. Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial mendorong percepatan realisasi program tersebut sebagai upaya memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar setiap kabupaten dan kota minimal memiliki satu sekolah rakyat.
Menurut Agus, Kabupaten Banggai saat ini tengah berproses melengkapi persyaratan administrasi, khususnya terkait status lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah tersebut.
“Kalau belum bisa dimulai tahun ini, mudah-mudahan awal tahun depan sudah bisa dibangun. Ini program prioritas Presiden,” ujar Agus saat menerima audiensi Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili bersama jajaran Dinas Sosial Banggai di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Pemkab Banggai mengusulkan lahan seluas 10 hektare dari total aset daerah 85 hektare yang berada di Desa Bumi Beringin, Kecamatan Luwuk Utara, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili menyampaikan bahwa proses pemecahan sertifikat lahan diperkirakan rampung pada akhir April ini.
Ia juga memastikan Kementerian Pekerjaan Umum telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan menyatakan lahan tersebut memenuhi syarat untuk pembangunan.
“Kementerian PU sudah turun melakukan peninjauan, dan hasilnya memenuhi syarat,” kata Furqanuddin.
Jika seluruh dokumen lahan selesai tepat waktu, Banggai berpeluang masuk tahap ketiga pembangunan Sekolah Rakyat yang disiapkan pemerintah pusat tahun ini.
Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem melalui pemerataan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin di seluruh Indonesia. (*)












Discussion about this post