KILASBANGGAI.COM,LUWUK– Kondisi infrastruktur jalan provinsi yang melintasi wilayah Dusun MPP, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, kini berada dalam level yang mengkhawatirkan. Kerusakan jalan yang dihiasi lubang-lubang dalam tersebut dinilai bukan sekadar masalah teknis, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan nyawa masyarakat.
Sorotan tajam datang dari tokoh pemuda setempat yang juga aktif sebagai aktivis mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Fikri Palawa. Ia menilai, pembiaran kerusakan jalan yang telah berlangsung lama ini menunjukkan lemahnya prioritas pemerintah terhadap keselamatan warga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, lubang-lubang yang menganga di badan jalan seringkali tertutup genangan air saat hujan, sehingga mengganggu penglihatan pengendara.
Kondisi ini diperparah dengan minimnya lampu penerangan jalan di malam hari, yang seringkali membuat pengendara nyaris terjatuh atau terpaksa mengerem mendadak.
“Lubang yang semakin dalam di badan jalan seakan menjadi simbol dari harapan rakyat yang juga semakin dalam, namun tak kunjung mendapat perhatian,” tegas Fikri dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Sebagai putra daerah yang aktif menyuarakan isu-isu sosial, Fikri mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk segera turun tangan. Mengingat status jalan tersebut adalah jalan provinsi, perbaikan permanen tidak bisa lagi ditunda dengan alasan administratif.
Jalan ini merupakan urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Luwuk Timur. Pembiaran infrastruktur yang rusak berpotensi menjadi bentuk kelalaian pemerintah jika sampai merenggut nyawa warga.
Ketidakpastian perbaikan dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap tanggung jawab negara dalam memenuhi hak dasar infrastruktur.
“Rakyat hanya ingin jalan yang layak. Setiap hari mereka lewat dengan rasa khawatir yang besar. Jangan tunggu ada korban jiwa baru ada pergerakan. Jalan rusak ini adalah potret nyata dari harapan rakyat yang terasa terabaikan,” pungkas Fikri.
Masyarakat kini menanti langkah nyata dari instansi terkait sebelum lubang maut di Luwuk Timur tersebut benar-benar memakan korban.(*)













Discussion about this post