KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Suasana penuh haru menyelimuti pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Raudhatul Jannah, Dusun 2 Dalima, Desa Hion, Kecamatan Bunta, Sabtu pagi (21/3/2026). Isak tangis jamaah pecah saat khatib Fadli Siduru menyampaikan pesan mendalam mengenai bakti kepada orang tua, khususnya perjuangan seorang ibu.
Dalam khotbahnya, Fadli menekankan bahwa kemuliaan yang diraih seorang anak di dunia tidak lepas dari rintihan doa orang tua di sepertiga malam. Ia mengingatkan para jamaah untuk senantiasa menatap wajah orang tua dengan kasih sayang, sebagaimana ajaran Nabi Muhammad SAW bahwa memandang wajah orang tua dengan cinta bernilai ibadah setara haji yang mabrur.
“Setiap lisan yang keluar dari bibir ibu adalah doa untuk anaknya. Demi Allah, kesuksesan kita hari ini tidak lain adalah buah dari doa-doa mereka,” ujar Fadli dalam penggalan khotbahnya yang menggetarkan hati para jamaah.

Fadli juga memberikan teguran keras bagi anak-anak yang telah sukses namun melupakan orang tuanya. Ia menggambarkan bagaimana pengorbanan seorang ibu yang bertaruh nyawa saat melahirkan, serta kesabarannya merawat anak di kala sakit tanpa mengenal lelah.
“Terkadang setelah kita sukses, kita lupa dengan ayah dan ibu. Jikalau orang tua kaya, anak jadi raja. Tapi jika anak sudah sukses, seringkali orang tua hanya dijadikan seperti pembantu atau buruh. Istigfar, mohon ampun kepada Allah,” lanjutnya dengan nada bergetar.
Isi khotbah tersebut membuat air mata jamaah bercucuran. Pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya meraih ridho orang tua sebagai kunci diterimanya amal ibadah di hadapan Allah SWT. Di penghujung khotbah, khatib mengajak seluruh jamaah untuk merefleksikan kembali hubungan mereka dengan orang tua sebelum kesempatan itu hilang seiring bertambahnya usia mereka yang semakin renta.
Pelaksanaan salat Id di Desa Hion ini diakhiri dengan suasana kekeluargaan yang erat, di mana para jamaah saling berpelukan dan memohon maaf, membawa pulang pesan moral tentang kasih sayang keluarga yang tak terhingga.












Discussion about this post