KILASBANGGAI.COM, LUWUK– Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada seorang anak korban perundungan di sekolah di Kabupaten Banggai yang sebelumnya sempat viral di media sosial.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam memberikan perlindungan serta pemulihan bagi anak yang mengalami kekerasan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak dengan didampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Banggai serta SDM Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain kepada korban, bantuan ATENSI juga diberikan kepada dua saudara kandung korban yang saat ini tinggal bersama di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Assohwah, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar anak serta memperkuat proses pengasuhan dan perlindungan di lingkungan lembaga.
Melalui program ATENSI, Kementerian Sosial memberikan berbagai dukungan yang meliputi pemulihan psikososial, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga penguatan dukungan keluarga dan lingkungan pengasuhan agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Sinergi antara Kementerian Sosial, pemerintah daerah, lembaga kesejahteraan sosial anak, serta pendamping sosial diharapkan mampu memastikan proses pemulihan dan perlindungan anak berjalan secara berkelanjutan.
Kementerian Sosial juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk perundungan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (*)












Discussion about this post