Kilasbanggai.com
Rabu, Desember 10, 2025
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Budidaya Lele dari Program SJSP di Desa Dimpalon Banggai Tak Sesuai Harapan

admin by admin
20 Juni 2024
in Banggai, Pemerintahan
Alkaf Lodik, penerima bantuan program Satu Juta Satu Pekarangan di Desa Dimpalon, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, menunjukkan sisa terpal yang sebelumnya untuk kolam budidaya ikan lele, Kamis (20/6/2024). (Handover)

Alkaf Lodik, penerima bantuan program Satu Juta Satu Pekarangan di Desa Dimpalon, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, menunjukkan sisa terpal yang sebelumnya untuk kolam budidaya ikan lele, Kamis (20/6/2024). (Handover)

“Tidak sesuai harapan, padahal awalnya disebutkan setiap 40 hari terima Rp 4,2 juta, kenyatannya hanya Rp 250 ribu selama 6 bulan,” ungkap Alkaf Lodik, penerima bantuan program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) di Desa Dimpalon, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai.

KILASBANGGAI.COM, KINTOM– Alkaf Lodik, penerima bantuan program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) di Desa Dimpalon, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil budidaya lele dari program tersebut.

Alkaf menyatakan bahwa meskipun awalnya diperkirakan akan memperoleh pendapatan Rp 4,2 juta per 40 hari, kenyataannya hanya memperoleh Rp 250 ribu selama enam bulan melakoni usaha budidaya lele.

“Tidak sesuai harapan, padahal awalnya disebutkan setiap 40 hari terima Rp 4,2 juta, kenyatannya hanya Rp 250 ribu selama 6 bulan,” ungkapnya kepada sejumlah awak media, Kamis (20/6/2024).

BACA JUGA

Merasa Ditipu Puluhan Juta Gegara Program MBG, Kades Huhak Bunta Laporkan Oknum ASN ke Polisi

Merasa Ditipu Puluhan Juta Gegara Program MBG, Kades Huhak Bunta Laporkan Oknum ASN ke Polisi

9 Desember 2025
Kejaksaan Sidik 2 Kasus Korupsi di Nuhon dan Simpang Raya

Kejaksaan Sidik 2 Kasus Korupsi di Nuhon dan Simpang Raya

9 Desember 2025

Alkaf mengaku tidak ada keuntungan yang diperoleh dari budidaya lele yang dikelolanya melalui program SJSP.

Padahal, ia bahkan rela meninggalkan kebunnya selama 6 bulan untuk fokus pada budidaya lele demi mencapai hasil maksimal, sesuai janji pemerintah daerah saat mendistribusikan 1.250 benih lele pada tahun 2023.

Namun, saat masa panen tiba, Alkaf terpaksa gigit jari lantaran tidak ada pembeli.

Meskipun menerima bantuan awal berupa benih, satu karung pakan, vitamin EM4, terpal, dan papan, bantuan serta pendampingan selanjutnya tidak ada.

“Setelah itu tak ada lagi bantuan, apalagi pendampingan,” kesal Alkaf.

Beberapa kali pegawai Dinas Perikanan Banggai datang meninjau, tetapi tidak ada bantuan maupun pebdampingan lebihlanjut.

Alkaf pun kesulitan membeli pakan yang cukup mahal, dengan harga satu karung konsentrat mencapai Rp 600 ribu, hanya cukup untuk 2 bulan.

Akibatnya, 200 ekor lelenya mati karena tidak ada pakan yang memadai karena hanya diberi makan nasi dan kangkung.

Kolam dengan ukuran 3×4 meter itu tidak menghasilkan keuntungan yang diharapkan.

Kerugian dialami Alkaf lantaran tidak ada pembeli, kalau pun ada hanya dibeli dengan harga di bawah standar.

Kata dia, Dinas Perikanan pernah membawa pembeli, itu pun dibeli seharga Rp 20 ribu per kilogram. Jika diecer, warga justru membeli dengan Rp 30 ribu per kilogram.

“Kalau dibeli tidak semua ikan, ada ukurannya. Kalau lele berkuran besar tidak dibeli, hanya lele sedang,” katanya.

Kata Alkaf, nasib sama juga dialami 2 rekannya yang menerima program tersebut. Bahkan, kedua rekannya lsbih parah karena hampir semua ikan lele mati.

Kini, Alkaf tidak melanjutkan budidaya lele dari program SJSP tersebut lantaran pendapatan yang dihasilkan jauh dari harapan.

Kolam ikan yang terbuat dari papan dan terpal itu telah dibongkar, dan Alkaf telah kembali menekuni pekerjaan awalnya sebagai petani. (*)

Tags: BanggaiBudidaya LeleKintomLuwukSatu Juta Satu Pekarangan
Previous Post

AT Patah Tangan Usai Ditabrak Motor di Pagimana, Polisi Turun TKP

Next Post

Program SJSP Sektor Peternakan di Desa Koyoan Permai Hanya Menyisakan Kandang Kosong

Berita Pilihan

Merasa Ditipu Puluhan Juta Gegara Program MBG, Kades Huhak Bunta Laporkan Oknum ASN ke Polisi

Merasa Ditipu Puluhan Juta Gegara Program MBG, Kades Huhak Bunta Laporkan Oknum ASN ke Polisi

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

KILASBANGGAI.COM, BUNTA - Kepala Desa Huhak, Indra R Kuasan, melaporkan oknum ASN  asal kecamatan Nuhon, kabupaten Banggai, Sulawesi tengah atas...

Kejaksaan Sidik 2 Kasus Korupsi di Nuhon dan Simpang Raya

Kejaksaan Sidik 2 Kasus Korupsi di Nuhon dan Simpang Raya

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

KILASBANGGAI.COM, BANGGAI - Dua kasus dugaan korupsi di Kecamatan Nuhon dan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sedang ditangani secara serius...

Bupati Banggai Apresiasi HKN Ke-61, Serah 6 Ambulans Ke Puskesmas

Bupati Banggai Apresiasi HKN Ke-61, Serah 6 Ambulans Ke Puskesmas

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

KILASBANGGAI.COM -  Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Kesehatan, tahun ini kembali merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 pada Selasa (9/12/2025)...

Perkuat Sinergi Informasi, Bupati Banggai Kukuhkan Pengurus RAPI Wilayah 08 Kabupaten Banggai

Perkuat Sinergi Informasi, Bupati Banggai Kukuhkan Pengurus RAPI Wilayah 08 Kabupaten Banggai

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK - Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.M, mengukuhkan Pengurus Wilayah 08 Radio Antar Penduduk (RAPI) Periode 2025-2030...

Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2025, Cabjari  Bunta Bagikan Stiker “Stop Korupsi”

Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2025, Cabjari Bunta Bagikan Stiker “Stop Korupsi”

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

KILASBANGGAI.COM, BUNTA - Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2025, Cabjari Bunta mengunjungi dan membagikan stiker stop korupsi...

Next Post
Program SJSP Sektor Peternakan di Desa Koyoan Permai Hanya Menyisakan Kandang Kosong

Program SJSP Sektor Peternakan di Desa Koyoan Permai Hanya Menyisakan Kandang Kosong

Discussion about this post

Merasa Ditipu Puluhan Juta Gegara Program MBG, Kades Huhak Bunta Laporkan Oknum ASN ke Polisi

Merasa Ditipu Puluhan Juta Gegara Program MBG, Kades Huhak Bunta Laporkan Oknum ASN ke Polisi

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

Kejaksaan Sidik 2 Kasus Korupsi di Nuhon dan Simpang Raya

Kejaksaan Sidik 2 Kasus Korupsi di Nuhon dan Simpang Raya

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

Bupati Banggai Apresiasi HKN Ke-61, Serah 6 Ambulans Ke Puskesmas

Bupati Banggai Apresiasi HKN Ke-61, Serah 6 Ambulans Ke Puskesmas

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

Perkuat Sinergi Informasi, Bupati Banggai Kukuhkan Pengurus RAPI Wilayah 08 Kabupaten Banggai

Perkuat Sinergi Informasi, Bupati Banggai Kukuhkan Pengurus RAPI Wilayah 08 Kabupaten Banggai

by Ikbal Siduru
9 Desember 2025
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In