KILASBANGGAI.COM, LUWUK– BPJS Kesehatan Cabang Luwuk menggandeng insan pers untuk memperkuat penyebarluasan informasi seputar Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Mitra Akbar, dalam pertemuan bersama awak media di Luwuk, Selasa (28/4/2026).
Menurut Mitra, di tengah derasnya arus informasi saat ini, peran media sangat penting dalam menghadirkan berita yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Media merupakan jembatan informasi antara BPJS Kesehatan dengan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan dan sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini, sehingga informasi terkait Program JKN dapat diterima masyarakat secara luas, cepat, dan akurat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Program JKN di daerah. Kehadiran media dinilai sangat membantu dalam menyampaikan edukasi mengenai hak dan kewajiban peserta JKN.
“Kami percaya, ketika masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan mudah dipahami, maka pemanfaatan layanan JKN juga akan semakin optimal,” tambahnya.
Mitra juga memaparkan capaian implementasi Program JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Luwuk yang meliputi Kabupaten Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Tojo Una-Una, Morowali, dan Morowali Utara.
Seluruh daerah tersebut, kata dia, berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards pada 27 Januari 2026 di Jakarta, karena cakupan kepesertaan JKN telah melampaui 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen.
“Capaian UHC ini merupakan hasil sinergi bersama pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan. Ini menjadi bukti bahwa akses jaminan kesehatan terus menjadi prioritas bersama,” katanya.
Saat ini BPJS Kesehatan Cabang Luwuk telah bekerja sama dengan 115 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), terdiri dari tempat praktik dokter mandiri, klinik pratama, klinik rawat inap, RS Kelas D Pratama, dan puskesmas.
Selain itu, terdapat pula 9 rumah sakit dan 3 klinik utama sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).
Untuk meningkatkan kualitas layanan, BPJS Kesehatan juga menempatkan petugas BPJS SATU (Siap Membantu) di setiap fasilitas kesehatan rujukan.
Di sisi lain, layanan digital terus diperkuat melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi lewat WhatsApp PANDAWA di nomor 08118 165 165, serta Care Center 165.
“Transformasi digital menjadi langkah nyata kami dalam mendekatkan layanan kepada peserta. Kini masyarakat tidak perlu selalu datang ke kantor karena berbagai kebutuhan layanan dapat diakses dengan mudah dan praktis dari mana saja,” jelas Mitra.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Lesmana P. Kulab, mengapresiasi kolaborasi BPJS Kesehatan Luwuk dengan Pemerintah Kabupaten Banggai.
Menurutnya, saat ini layanan pengajuan kepesertaan JKN telah diintegrasikan dalam aplikasi Banggai Digital Service, melibatkan verifikasi desa, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga BPJS Kesehatan.
“Ini dimaksudkan agar layanan publik dapat diakses secara digital, sehingga masyarakat tidak lagi menghabiskan waktu dan biaya untuk melakukan pengurusan secara langsung,” tegasnya.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga berkomitmen mengintegrasikan dashboard JKN pemerintah daerah ke sistem command center Pemkab Banggai agar data yang disajikan lebih akurat dan selalu terbarui.
Sementara itu, salah satu wartawan yang hadir, Jajad dari Banggai Kece, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk memperkuat sinergi antara media dan BPJS Kesehatan.
“Melalui pertemuan seperti ini, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan media akan semakin kuat, sehingga informasi kepada masyarakat bisa lebih cepat dan akurat,” ujarnya. (*)











Discussion about this post