KILASBANGGAI.COM, BUNTA- Puluhan warga Desa Matabas, Kecamatan Bunta akan mendatangi kantor DPRD Banggai pada Rabu (17/6/2026) besok.
Mereka akan melakukan aksi demo terkait kebijakan sepihak Pemerintah Desa Matabas yang mengalihfungsikan fasilitas olahraga menjadi lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Padahal, fasilitas olahraga tersebut baru saja selesai dicor menggunakan alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) dan tengah aktif dimanfaatkan oleh warga setempat.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Tri, menegaskan bahwa masyarakat pada dasarnya tidak menolak kehadiran koperasi desa.
Namun, warga menyayangkan pembongkaran fasilitas olahraga yang dinilai mencederai asas manfaat pembangunan dan melompati prosedur pelibatan publik.
“Kami tidak antipati terhadap pembangunan koperasi, karena itu baik untuk ekonomi desa. Yang kami tolak keras adalah perusakan dan pembongkaran lapangan olahraga yang sudah bagus, yang dibangun menggunakan dana desa dan menjadi ruang ekspresi pemuda,” tegasnya, Selasa (16/6/2026).
Kata dia, keputusan ini diambil sepihak tanpa adanya musyawarah serta kesepakatan luas dengan masyarakat, bahkan organisasi Karang Taruna sama sekali tidak dilibatkan.
Menurut Tri, pembongkaran ini mencerminkan buruknya perencanaan penganggaran desa serta minimnya transparansi publik.
Penggunaan dana desa untuk membangun sarana yang berujung pada pembongkaran dinilai berpotensi menciptakan inefisiensi anggaran negara yang merugikan masyarakat luas.
Melalui surat pemberitahuan resmi bernomor 002/AMBMMM/VI/2026 yang ditujukan kepada Kapolres Banggai, aliansi menyatakan bahwa estimasi massa yang akan bergabung dalam aksi damai ini berjumlah sekitar 50 orang.
Tuntutan utama mereka adalah meminta atensi khusus serta mediasi segera dari pihak DPRD Banggai guna merealisasikan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sebelumnya telah diajukan secara resmi oleh perwakilan warga. (*)












Discussion about this post