KILASBANGGAI.COM, BANGGAI – Semangat membangun daerah dari pinggiran kembali menggema di Kabupaten Banggai. Melalui seruan strategis “Menata Kota, Membangun Desa”, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap, SP, menegaskan bahwa kemapanan sebuah kota mustahil terwujud tanpa pondasi ekonomi desa yang kokoh.
Menurut Irwanto, paradigma pembangunan saat ini harus bergeser secara fundamental. Desa tidak boleh lagi sekedar menjadi objek atau pelengkap pembangunan, melainkan harus tampil sebagai subjek utama yang menentukan arah masa depan daerah.
“Jika desa kuat, maka kota akan mapan. Kita harus membangkitkan kembali budaya menanam dan semangat produktivitas sebagai kekuatan ekonomi riil masyarakat,” ujar politisi yang juga seorang sarjana pertanian ini. Rabu (4/3/2026)
Irwanto menekankan bahwa sektor pertanian dan perikanan adalah urat nadi kemandirian ekonomi di Kabupaten Banggai. Ia mendorong para petani dan nelayan untuk bertransformasi tidak hanya sebagai produsen bahan mentah, tetapi menjadi pelaku usaha yang cerdas, berdaya saing, dan memiliki nilai tambah.
Komitmen ini bukan sekedar retorika. Di sela tugasnya sebagai wakil rakyat, Irwanto dikenal konsisten turun langsung ke lapangan. Ia hadir di tengah pematang sawah dan pesisir pantai untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan program pembangunan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Dalam pandangannya, kemajuan desa sangat bergantung pada tiga pilar utama:
Modernisasi Alat: Penggunaan teknologi untuk efisiensi produksi.
Peningkatan Kualitas SDM: Mengubah pola pikir dari pekerja harian menjadi pengusaha agribisnis/perikanan yang berkelanjutan.
Akses Pasar: Memastikan hasil produksi desa memiliki jalur distribusi yang jelas dan menguntungkan.
“Desa tidak boleh lagi dipandang hanya sebagai wilayah penyangga. Desa harus bangkit sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal,” tegasnya.
Gerakan “Budaya Menanam” yang terus digaungkan bukan hanya soal bercocok tanam, melainkan langkah strategis menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan taraf hidup. Dengan ekonomi desa yang mandiri, stabilitas ekonomi Kabupaten Banggai secara keseluruhan akan lebih terjaga dari gejolak luar.
Irwanto memastikan bahwa perjuangan memperkuat ekonomi kerakyatan ini akan terus ia kawal bersama para petani dan nelayan. Ia optimis, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, desa akan menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan di tanah Banggai.












Discussion about this post