Kilasbanggai.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Juni 7, 2026
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Trauma Berdarah Masa Lalu, Warga Mumpe Tegas Tolak Investasi Tambang Emas

Ikbal Siduru by Ikbal Siduru
9 Maret 2026
in Banggai, Nasional, Sulteng
Warga dusun IV mumpe pasang baliho penolakan tambang. (Dok.ist)

Warga dusun IV mumpe pasang baliho penolakan tambang. (Dok.ist)

KILASBANGGAI.COM, SIMPANG RAYA – Bayang-bayang kelam insiden pembunuhan di lokasi tambang emas ilegal belasan tahun silam rupanya masih membekas di benak masyarakat Dusun Mumpe, Desa Dodabunta, Kecamatan Simpang raya.

Trauma kolektif akibat konflik maut dan jeratan hukum yang pernah menyeret warga ke penjara di masa lalu, kini menjadi fondasi kuat bagi masyarakat untuk menolak keras segala bentuk aktivitas pertambangan di wilayah mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, gelombang penolakan tersebut tetap konsisten meski berbagai pihak mencoba melakukan mediasi. Tercatat, sudah beberapa kali sosialisasi dilakukan oleh investor yang berbeda-beda dengan difasilitasi oleh Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, hingga Tokoh Adat.

BACA JUGA

Kades Nanga-Nangaon Diduga Bermain di Balik Operasi Tambang Nikel PT BKP

Kades Nanga-Nangaon Diduga Bermain di Balik Operasi Tambang Nikel PT BKP

7 Juni 2026
Ekspansi Tambang Nikel di Bunta dan Simpang Raya Bayangi Kelestarian Lingkungan dan Air Bersih Warga

Ekspansi Tambang Nikel di Bunta dan Simpang Raya Bayangi Kelestarian Lingkungan dan Air Bersih Warga

7 Juni 2026

Meski pertemuan-pertemuan tersebut turut dihadiri oleh aparat keamanan TNI dan Polri, masyarakat Mumpe tetap pada pendiriannya: Menutup pintu bagi pertambangan. Sebagai bentuk protes nyata, warga kini telah memasang sejumlah spanduk penolakan di titik-titik strategis.

Ketegangan kembali meningkat baru-baru ini menyusul ditemukannya sekelompok orang yang diduga kuat merupakan representasi investor bersama beberapa warga lokal. Mereka terpantau bermalam di hutan Mumpe dan melakukan aktivitas pengukuran tanah yang diklaim telah dibeli.

Merespons kecurigaan tersebut, warga bersama Pemerintah Desa melakukan penyisiran ke area hutan Ondolipo/Mumpe yang dikenal sebagai titik deposit emas. Hasilnya, tim menemukan sebuah tenda besar dengan terpal yang telah berdiri kokoh di tengah hutan. Barang-barang tersebut kini telah diamankan sebagai bukti adanya upaya masuknya aktivitas tanpa izin.

Menariknya, saat dikonfirmasi, perwakilan kelompok yang dicurigai sebagai investor tersebut menampik kepemilikan tenda dan peralatan di lokasi tersebut.

Kendati pihak yang dicurigai membantah, muncul dugaan kuat bahwa telah ada sejumlah warga dari luar daerah yang mencoba menyusup masuk ke hutan untuk melakukan penambangan emas secara ilegal.

Situasi ini memicu kritik tajam terhadap peran pemerintah dan pihak terkait dalam menjaga kondusivitas wilayah. Upaya “fasilitasi” yang dilakukan oknum pemerintah desa maupun kecamatan terhadap investor di tengah penolakan masif warga justru dianggap mencederai aspirasi masyarakat dan berpotensi memicu konflik horizontal yang lebih besar.

“Masyarakat tidak ingin sejarah kelam belasan tahun lalu terulang. Nyawa dan kedamaian lebih berharga daripada emas,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kini, bola panas berada di tangan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Apakah mereka akan tunduk pada kepentingan investasi yang dipaksakan, atau berdiri bersama rakyat untuk menjaga kedaulatan tanah Mumpe dari ancaman kerusakan lingkungan dan trauma sosial yang berkepanjangan.

Previous Post

Siswa SMAN 1 Bunta Syiarkan Ramadhan di Pelosok Bunta dan Nuhon, Kepsek: Cetak Generasi IPTEK dan Religius

Next Post

Sekum HMI Cabang Luwuk Banggai Kritik Pengelolaan PDAM, Minta Bupati Lakukan Evaluasi Total

Berita Pilihan

Kades Nanga-Nangaon Diduga Bermain di Balik Operasi Tambang Nikel PT BKP

Kades Nanga-Nangaon Diduga Bermain di Balik Operasi Tambang Nikel PT BKP

by Asnawi Zikri
7 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BUNTA– Peran kepala desa yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat kini tengah menjadi sorotan tajam di Desa Nanga-Nangaon, Kecamatan Bunta,...

Ekspansi Tambang Nikel di Bunta dan Simpang Raya Bayangi Kelestarian Lingkungan dan Air Bersih Warga

Ekspansi Tambang Nikel di Bunta dan Simpang Raya Bayangi Kelestarian Lingkungan dan Air Bersih Warga

by Asnawi Zikri
7 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BANGGAI— Aktivitas industri ekstraktif nikel kembali memperluas cengkeramannya di wilayah Kabupaten Banggai. Dua perusahaan tambang, yakni PT Indico Sukses...

Berani Lancar! Gubernur Anwar Hafid Guyur Rp604,8 Miliar Bangun Infrastruktur Strategis Sulteng

Berani Lancar! Gubernur Anwar Hafid Guyur Rp604,8 Miliar Bangun Infrastruktur Strategis Sulteng

by Muhammad Maruf
7 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM,SIGI – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, memulai pembangunan dan rekonstruksi infrastruktur...

Empat ABK KM. Jolor Ditemukan Selamat

Empat ABK KM. Jolor Ditemukan Selamat

by Asnawi Zikri
7 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK- Tim SAR gabungan berhasil menemukan Kapal Motor (KM) Jolor yang sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin di Perairan Taliabu,...

PT. Banggai Kencana Permai Jangan Abaikan Masyarakat, Desa Tuntung Bukan Tanah Kosong

PT. Banggai Kencana Permai Jangan Abaikan Masyarakat, Desa Tuntung Bukan Tanah Kosong

by Asnawi Zikri
7 Juni 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BUNTA– Ketua Serikat Pekerja Progresif Banggai, Amir Timala, menegaskan bahwa rencana dan aktivitas pertambangan nikel yang dilakukan PT Banggai...

Next Post
Sekum HMI Cabang Luwuk Banggai Kritik Pengelolaan PDAM, Minta Bupati Lakukan Evaluasi Total

Sekum HMI Cabang Luwuk Banggai Kritik Pengelolaan PDAM, Minta Bupati Lakukan Evaluasi Total

Discussion about this post

Kades Nanga-Nangaon Diduga Bermain di Balik Operasi Tambang Nikel PT BKP

Kades Nanga-Nangaon Diduga Bermain di Balik Operasi Tambang Nikel PT BKP

by Asnawi Zikri
7 Juni 2026
0

Ekspansi Tambang Nikel di Bunta dan Simpang Raya Bayangi Kelestarian Lingkungan dan Air Bersih Warga

Ekspansi Tambang Nikel di Bunta dan Simpang Raya Bayangi Kelestarian Lingkungan dan Air Bersih Warga

by Asnawi Zikri
7 Juni 2026
0

Berani Lancar! Gubernur Anwar Hafid Guyur Rp604,8 Miliar Bangun Infrastruktur Strategis Sulteng

Berani Lancar! Gubernur Anwar Hafid Guyur Rp604,8 Miliar Bangun Infrastruktur Strategis Sulteng

by Muhammad Maruf
7 Juni 2026
0

Empat ABK KM. Jolor Ditemukan Selamat

Empat ABK KM. Jolor Ditemukan Selamat

by Asnawi Zikri
7 Juni 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

error: Content is protected !!