KILASBANGGAI.COM,MOILONG- Sebuah unggahan mengharukan sekaligus kritis mendadak ramai diperbincangkan di media sosial Facebook. Seorang gadis bernama Muji, secara terbuka menuliskan surat untuk Bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka, menceritakan kisah ayahnya, Pak Mulyono, yang selama tiga tahun menanti janji program bedah rumah yang tak kunjung terealisasi.
Dalam unggahan tersebut, Muji mengungkapkan bahwa ayahnya adalah pendukung setia sang Bupati yang selalu bangga mengenakan atribut bergambar Amirudin. Namun, loyalitas tersebut berbanding terbalik dengan kenyataan pahit yang diterima di tingkat desa.
Muji menceritakan bahwa pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Minakarya, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah sudah dua kali mendatangi kediaman mereka untuk melakukan pendokumentasian (foto) kondisi rumah sebagai syarat bantuan bedah rumah. Namun, sejak tiga tahun lalu hingga saat ini, janji tersebut menguap begitu saja.
“Kami sudah cukup sabar menunggu, Pak. Dua kali pemerintah desa datang ke rumah kami untuk memotret kondisi rumah, namun hingga kini tidak ada kelanjutannya. Bahkan sekedar permintaan maaf pun tidak ada,” tulis Muji dalam unggahannya.
Keluarga Pak Mulyono mengaku tidak keberatan jika memang bantuan tersebut dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan. Yang mereka sesalkan adalah kurangnya keterbukaan dan komunikasi dari pihak Pemdes Minakarya, mengingat Pak Mulyono sudah berulang kali menanyakan status bantuan tersebut namun tidak mendapat jawaban pasti.
Melalui surat terbuka ini, Muji menegaskan bahwa langkahnya bersuara di media sosial adalah jalan terakhir karena merasa aspirasi ayahnya menemui jalan buntu di tingkat desa. Ia berharap program-program kesejahteraan rakyat yang dicanangkan Bupati Banggai bisa tepat sasaran dan dijalankan dengan penuh integritas oleh aparat di bawahnya.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mendapat beragam reaksi dari netizen yang berharap agar pihak Pemerintah Kabupaten Banggai segera mengevaluasi kinerja penyaluran bantuan bedah rumah di Desa Minakarya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(*)












Discussion about this post