KILASBANGGAI.COM, NUHON – Langkah PT PLN (Persero) kembali memicu gelombang kekecewaan di tengah masyarakat Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Melalui pengumuman resmi terkait “Peningkatan Keandalan Kelistrikan,” PLN menjadwalkan penghentian pasokan listrik sementara yang berdampak langsung pada sejumlah desa di Kecamatan Nuhon, Senin (16/03/2026).
Berdasarkan data resmi, pemadaman berlangsung selama sembilan jam, mulai pukul 17.00 hingga 02.00 WITA. Durasi yang sangat panjang ini dianggap tidak manusiawi oleh warga, mengingat waktu pemadaman bertepatan persis dengan momen vital di bulan suci Ramadan: waktu berbuka puasa, salat tarawih, hingga persiapan sahur.
Pihak PLN berdalih bahwa pemadaman ini dilakukan karena adanya pemeliharaan unit mesin di PLTU Ampana dan PLTD Mantangisi. Namun, alasan “pemeliharaan” yang terus-menerus digulirkan ini mulai dianggap sebagai alasan klise yang tidak lagi bisa diterima oleh akal sehat masyarakat.
Warga menilai PLN seolah-olah “pandang enteng” terhadap kebutuhan dasar masyarakat di bulan religi ini. Ketidakmampuan PLN dalam menjamin stabilitas listrik di momen penting seperti Ramadan menunjukkan buruknya manajemen perencanaan dan kurangnya empati terhadap kenyamanan warga dalam beribadah
Kondisi ini memicu tensi tinggi di tingkat bawah. Sejumlah warga di wilayah terdampak mulai melakukan konsolidasi untuk melakukan aksi protes.
“Kami bosan dengan alasan pemeliharaan. PLN seolah tidak peduli bahwa ini bulan Ramadan. Memadamkan listrik dari waktu berbuka sampai dini hari adalah bentuk penghinaan terhadap kenyamanan ibadah kami,” ujar salah satu warga Kecamatan Nuhon yang enggan disebutkan namanya.
Daftar Wilayah Terdampak (Penyulang/Section Rec Batu hitam – Rec Bohotokong):
Desa Batuhitam
Desa Bagketa
Desa Tobelombang
Desa Pulodalagan
Desa Balaang
Desa Kabua-bua
Desa Tomeang
Desa Petak
Desa Kalaka
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti kepastian dan menuntut PLN untuk segera mencari solusi alternatif agar pemadaman tidak memakan waktu hingga sembilan jam, terutama di malam-malam sakral bagi umat muslim di Kecamatan Nuhon.












Discussion about this post