KILASBANGGAI.COM, TANGERANG- Ekosistem perairan laut di kawasan PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) tampak lestari.
Ini terlihat dari hasil monitoring terumbu karang yang dilakukan secara berkala oleh tim konservasi DSLNG.
Kekayaan hayati itu juga ditampilkan dalam ajang IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (20/5/2026).
Mata pengunjung tertuju di layar Booth DSLNG setelah Environment Analiyst DSLNG, Ridwan Alfarisi, menampilkan ekosistem laut yang hidup sehat di kawasan perusahaan industri gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah tersebut.
Satu di antaranya adalah Kima atau Kerang Raksasa. Biota laut ini memang kerap menjadi incaran nelayan.
Namun, DSLNG berhasil menjaganya. “Kima hidup damai di kawasan konservasi DSLNG,” ungkap Ridwan Alfarisi.
Kima tersebar di 3 lokasi di kawasan konservasi, yaitu Maleo Area, LNG Jetty, dan Condensate Jetty.
Keberadaan Kima membuktikan terumbu karang di kawasan itu dalam kondisi baik.
Tutupan terumbu kerangnya mencapai 50-60 persen, bahkan jenisnya padat sehingga kuat menahan arus.
Kima di kawasan itu bebas dari perburuan karena berada di zona DSLNG—bebas dari aktivitas eksternal—dengan radius 1 kilometer dari garis pantai.
Selain menjaga ekosistem laut yang sudah ada, DSLNG juga melakukan transplantasi terumbu karang. (*)











Discussion about this post