KILASBANGGAI.COM, BUNTA– Warga Desa Bohotokong, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai mendesak pihak kejaksaan untuk serius mengusut tuntas dugaan kasus korupsi Dana Desa Bohotokong yang telah dilaporkan sejak tahun 2025 lalu.
Seorang warga pelapor berinisial P, menyatakan bahwa dirinya bersama beberapa rekan sesama warga Bohotokong berharap ada kepastian hukum yang jelas.
Mereka meminta korps adhyaksa tersebut bergerak cepat mengungkap penyelewengan anggaran yang diduga merugikan masyarakat desa.
Menanggapi desakan tersebut, Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Banggai di Bunta menegaskan bahwa penanganan kasus ini masih terus berjalan dan kini berada dalam tahapan penyelidikan intensif.
Mewakili Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Bunta yang baru, Jaksa Reno menjelaskan bahwa pihak penyidik langsung bergerak cepat melakukan pendalaman sejak terjadi pergantian pimpinan.
Pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan keterangan kini dilakukan secara maraton.
“Semenjak ada Kacabjari baru, kami langsung bergerak cepat. Sebenarnya pemeriksaan ini sudah kami cicil sebelumnya, namun atas arahan pimpinan yang baru, kami langsung genjot kembali. Intinya, saat ini statusnya masih dalam proses penyelidikan,” ujar Jaksa Reno saat dikonfirmasi media beberapa waktu lalu.
Pihak Cabjari Bunta menyatakan telah mengundang dan memeriksa hampir seluruh jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Bohotokong, termasuk tim pelaksana teknis kegiatan (para kepala seksi desa).
Tidak hanya fokus pada laporan awal warga, Jaksa juga memperluas penyelidikan ke sejumlah proyek fisik desa lainnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jaksa menemukan bahwa secara administratif, pengelolaan anggaran di desa tersebut dinilai kacau dan tidak jelas, terutama pada pelaksanaan di lapangan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).
Pihak kejaksaan juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengamankan data-data pendukung.
Pihak kejaksaan meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan memercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum yang sedang bekerja mengumpulkan alat bukti. (*)












Discussion about this post