KILASBANGGAI.COM, LUWUK- Kabar baik datang dari sektor migas di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Joint Operating Body (JOB) Tomori dikabarkan segera membangun pabrik Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang akan memanfaatkan flare gas sebagai bahan baku produksi.
Hal itu disampaikan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, pabrik LPG tersebut ditargetkan mampu memproduksi sekitar 60 hingga 80 ton LPG per hari.
“JOB Tomori juga akan membangun pabrik LPG yang bisa mencapai 60-80 ton per hari dari flare gas. Mudah-mudahan bulan ini bisa groundbreaking,” ujar Djoko.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, General Manager JOB Tomori, Andry Sehang, melaporkan kinerja produksi migas perusahaan masih berada di atas target.
Produksi gas saat ini mencapai 323 MMSCFD atau 100 persen dari target, sedangkan produksi kondensat dan etilen glikol (EGL) mencapai 126 persen.
Andry juga mengungkapkan perkembangan Proyek Senoro Selatan yang telah mencapai tahap first partial onstream pada 22 Desember 2025.
Saat ini proyek tersebut tengah menuju target full onstream pada 14 Juni 2026.
Menurutnya, beroperasinya penuh Proyek Senoro Selatan diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan produksi gas dari Sulawesi Tengah. (*)











Discussion about this post