KILASBANGGAI.COM, BUNTA– Aksi dugaan penganiayaan secara bersama-sama atau pengeroyokan menimpa seorang perempuan bernama Pardina (46), warga Desa Tombongan Ulos, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Korban dilaporkan babak belur setelah diserang oleh empat orang pelaku di kediaman orang tuanya pada Sabtu (2/5/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, Pardina sedang mencuci rambut di dalam rumah. Secara tiba-tiba, para pelaku merangsek masuk ke dalam rumah melalui dua akses berbeda, yakni pintu depan dan pintu dapur.
Tanpa basa-basi, para pelaku diduga langsung melakukan serangan secara membabi buta.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka-luka di bagian wajah dan tubuh hingga harus dilarikan ke Puskesmas Bunta untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak keluarga korban telah resmi melaporkan kejadian ini ke Polsek Bunta. Meski pihak kepolisian sempat turun ke lokasi pada saat kejadian untuk melakukan pengamanan, namun hingga saat ini belum dilakukan penahanan terhadap para terduga pelaku.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses hukum masih berjalan sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku.
Namun, di sisi lain, Pardina mengungkapkan rasa trauma dan kekhawatiran yang mendalam. Ia mengaku merasa terancam karena para terduga pelaku masih berada di lingkungan yang sama dengan tempat tinggalnya.
“Saya merasa tidak aman, bahkan di rumah sendiri. Saya sangat berharap pihak kepolisian segera memproses kasus ini dengan cepat demi keadilan dan keselamatan saya,” ujar Pardina.
Keluarga korban mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku. Kejelasan status hukum dan penahanan para pelaku diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi korban dan mencegah terjadinya aksi serupa di kemudian hari. (*)













Discussion about this post