Kilasbanggai.com
Kamis, April 23, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Trauma Berdarah Masa Lalu, Warga Mumpe Tegas Tolak Investasi Tambang Emas

Ikbal Siduru by Ikbal Siduru
9 Maret 2026
in Banggai, Nasional, Sulteng
Warga dusun IV mumpe pasang baliho penolakan tambang. (Dok.ist)

Warga dusun IV mumpe pasang baliho penolakan tambang. (Dok.ist)

KILASBANGGAI.COM, SIMPANG RAYA – Bayang-bayang kelam insiden pembunuhan di lokasi tambang emas ilegal belasan tahun silam rupanya masih membekas di benak masyarakat Dusun Mumpe, Desa Dodabunta, Kecamatan Simpang raya.

Trauma kolektif akibat konflik maut dan jeratan hukum yang pernah menyeret warga ke penjara di masa lalu, kini menjadi fondasi kuat bagi masyarakat untuk menolak keras segala bentuk aktivitas pertambangan di wilayah mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, gelombang penolakan tersebut tetap konsisten meski berbagai pihak mencoba melakukan mediasi. Tercatat, sudah beberapa kali sosialisasi dilakukan oleh investor yang berbeda-beda dengan difasilitasi oleh Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, hingga Tokoh Adat.

BACA JUGA

Konsep Otomatis

Misi Kemanusiaan di Ujung Banggai: AMCF Gelar Konvoi Ke-7 Menuju Kecamatan Bualemo

23 April 2026
Potret Buram Infrastruktur Banggai: Puluhan Tahun Akses Sumber Agung-Damai Makmur Tak Tersentuh

Potret Buram Infrastruktur Banggai: Puluhan Tahun Akses Sumber Agung-Damai Makmur Tak Tersentuh

23 April 2026

Meski pertemuan-pertemuan tersebut turut dihadiri oleh aparat keamanan TNI dan Polri, masyarakat Mumpe tetap pada pendiriannya: Menutup pintu bagi pertambangan. Sebagai bentuk protes nyata, warga kini telah memasang sejumlah spanduk penolakan di titik-titik strategis.

Ketegangan kembali meningkat baru-baru ini menyusul ditemukannya sekelompok orang yang diduga kuat merupakan representasi investor bersama beberapa warga lokal. Mereka terpantau bermalam di hutan Mumpe dan melakukan aktivitas pengukuran tanah yang diklaim telah dibeli.

Merespons kecurigaan tersebut, warga bersama Pemerintah Desa melakukan penyisiran ke area hutan Ondolipo/Mumpe yang dikenal sebagai titik deposit emas. Hasilnya, tim menemukan sebuah tenda besar dengan terpal yang telah berdiri kokoh di tengah hutan. Barang-barang tersebut kini telah diamankan sebagai bukti adanya upaya masuknya aktivitas tanpa izin.

Menariknya, saat dikonfirmasi, perwakilan kelompok yang dicurigai sebagai investor tersebut menampik kepemilikan tenda dan peralatan di lokasi tersebut.

Kendati pihak yang dicurigai membantah, muncul dugaan kuat bahwa telah ada sejumlah warga dari luar daerah yang mencoba menyusup masuk ke hutan untuk melakukan penambangan emas secara ilegal.

Situasi ini memicu kritik tajam terhadap peran pemerintah dan pihak terkait dalam menjaga kondusivitas wilayah. Upaya “fasilitasi” yang dilakukan oknum pemerintah desa maupun kecamatan terhadap investor di tengah penolakan masif warga justru dianggap mencederai aspirasi masyarakat dan berpotensi memicu konflik horizontal yang lebih besar.

“Masyarakat tidak ingin sejarah kelam belasan tahun lalu terulang. Nyawa dan kedamaian lebih berharga daripada emas,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kini, bola panas berada di tangan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Apakah mereka akan tunduk pada kepentingan investasi yang dipaksakan, atau berdiri bersama rakyat untuk menjaga kedaulatan tanah Mumpe dari ancaman kerusakan lingkungan dan trauma sosial yang berkepanjangan.

Previous Post

Siswa SMAN 1 Bunta Syiarkan Ramadhan di Pelosok Bunta dan Nuhon, Kepsek: Cetak Generasi IPTEK dan Religius

Next Post

Sekum HMI Cabang Luwuk Banggai Kritik Pengelolaan PDAM, Minta Bupati Lakukan Evaluasi Total

Berita Pilihan

Konsep Otomatis

Misi Kemanusiaan di Ujung Banggai: AMCF Gelar Konvoi Ke-7 Menuju Kecamatan Bualemo

by Muhammad Maruf
23 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM– Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) Pusat Kemanusiaan Sulawesi Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar manfaat di pelosok negeri. Pada...

Potret Buram Infrastruktur Banggai: Puluhan Tahun Akses Sumber Agung-Damai Makmur Tak Tersentuh

Potret Buram Infrastruktur Banggai: Puluhan Tahun Akses Sumber Agung-Damai Makmur Tak Tersentuh

by Ikbal Siduru
23 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM, NUHON - Akses transportasi yang menghubungkan Desa Sumber Agung dan Desa Damai Makmur, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah,...

Polres Banggai Gagalkan Peredaran 1,1 Kilogram Sabu, Empat Terduga Pelaku Diringkus

Polres Banggai Gagalkan Peredaran 1,1 Kilogram Sabu, Empat Terduga Pelaku Diringkus

by Muhammad Maruf
22 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM- Empat orang terduga kepemilikan narkoba ditangkap Satnarkoba Polres Banggai, pada Rabu (22/4/2026) dinihari. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita...

Diduga Jadi Pengedar Sabu, Oknum Sekdes di Balantak Diciduk Polisi

Diduga Jadi Pengedar Sabu, Oknum Sekdes di Balantak Diciduk Polisi

by Asnawi Zikri
22 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BALANTAK- Satnarkoba Polres Banggai berhasil mengamankan dua warga di Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, terlibat kasus peredaran dan...

Klarifikasi Polres Banggai soal Penanganan Kasus Penganiayaan Dinilai Bermasalah

Klarifikasi Polres Banggai soal Penanganan Kasus Penganiayaan Dinilai Bermasalah

by Asnawi Zikri
22 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK- Polres Banggai memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan Kilasbanggai.com yang menyebutkan penanganan laporan dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dinilai...

Next Post
Sekum HMI Cabang Luwuk Banggai Kritik Pengelolaan PDAM, Minta Bupati Lakukan Evaluasi Total

Sekum HMI Cabang Luwuk Banggai Kritik Pengelolaan PDAM, Minta Bupati Lakukan Evaluasi Total

Discussion about this post

Konsep Otomatis

Misi Kemanusiaan di Ujung Banggai: AMCF Gelar Konvoi Ke-7 Menuju Kecamatan Bualemo

by Muhammad Maruf
23 April 2026
0

Potret Buram Infrastruktur Banggai: Puluhan Tahun Akses Sumber Agung-Damai Makmur Tak Tersentuh

Potret Buram Infrastruktur Banggai: Puluhan Tahun Akses Sumber Agung-Damai Makmur Tak Tersentuh

by Ikbal Siduru
23 April 2026
0

Polres Banggai Gagalkan Peredaran 1,1 Kilogram Sabu, Empat Terduga Pelaku Diringkus

Polres Banggai Gagalkan Peredaran 1,1 Kilogram Sabu, Empat Terduga Pelaku Diringkus

by Muhammad Maruf
22 April 2026
0

Diduga Jadi Pengedar Sabu, Oknum Sekdes di Balantak Diciduk Polisi

Diduga Jadi Pengedar Sabu, Oknum Sekdes di Balantak Diciduk Polisi

by Asnawi Zikri
22 April 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!