Kilasbanggai.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Juni 3, 2026
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

DPP GMNI Kritik Ketimpangan Agraria: Jangan Korbankan Rakyat Demi Investasi

Muhammad Maruf by Muhammad Maruf
11 Januari 2026
in Nasional
Rifat Hakim - Ketua Bidang Reforma Agraria DPP GMNI

Rifat Hakim - Ketua Bidang Reforma Agraria DPP GMNI

KILASBANGGAI.COM, JAKARTA— Ketua Bidang Reforma Agraria Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI), Rifat Hakim, menegaskan bahwa negara harus memastikan pemberian konsesi izin pengelolaan sumber daya alam (SDA) kepada korporasi tidak tumpang tindih dengan lahan-lahan rakyat. Jika tidak dikendalikan secara serius, praktik ini berpotensi semakin memperparah ketimpangan struktur agraria dan konflik sosial di akar rumput.

Rifat mengingatkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan realitas ketimpangan penguasaan tanah yang sangat serius. Tercatat sebanyak 17.251.432 petani gurem mengusahakan lahan di bawah 0,5 hektar, belum termasuk lahan budidaya di laut, perairan umum, dan kehutanan. Kondisi ini menunjukkan bahwa mayoritas petani Indonesia berada dalam posisi rentan secara ekonomi dan struktural.

“Di satu sisi jutaan petani gurem hanya mengelola lahan sempit untuk bertahan hidup, di sisi lain masih ada konsesi lahan berskala besar kepada korporasi. Hal ini menjadi akar persoalan permasalahan agraria,” tegas Rifat, Minggu (11/1/2026).

BACA JUGA

Dugaan Praktik BBM Ilegal Menjamur di Jetty IPIP Konawe Utara, Aparat dan Syahbandar Diduga Tutup Mata

Dugaan Praktik BBM Ilegal Menjamur di Jetty IPIP Konawe Utara, Aparat dan Syahbandar Diduga Tutup Mata

19 Mei 2026
David Herson, Anak Kampung Banggai yang Tak Pernah Berhenti Belajar

David Herson, Anak Kampung Banggai yang Tak Pernah Berhenti Belajar

6 Mei 2026

Lebih lanjut, Rifat merujuk pada hasil pemantauan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) yang mencatat bahwa konflik agraria mengalami peningkatan. Dalam lima tahun terakhir, tahun 2024 menjadi tahun dengan konflik agraria terbanyak, yakni 295 kasus, atau meningkat sekitar 21,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Konflik tersebut tidak hanya berupa sengketa lahan, tetapi juga disertai kekerasan, kriminalisasi petani dan masyarakat adat, serta berdampak pada luas lahan terdampak mencapai 1.113.631,47 hektar dan 67.436 kepala keluarga (KK) terdampak.

“Angka-angka ini menegaskan bahwa konflik agraria bukan isu kecil atau insidental. Ia adalah konsekuensi langsung dari kebijakan pemberian izin yang tumpang tindih, tidak transparan, dan mengabaikan keberadaan serta hak-hak rakyat,” ujar Rifat.

Menurutnya, lemahnya tata kelola perizinan, buruknya sinkronisasi data pertanahan, kehutanan, dan sektor SDA lainnya, serta minimnya pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan, menjadi faktor utama yang terus mereproduksi konflik agraria dari tahun ke tahun.

Rifat menegaskan bahwa reforma agraria tidak boleh direduksi hanya sebagai program legalisasi aset, melainkan harus menjadi agenda politik negara untuk menata ulang struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah secara adil.

“Investasi tidak boleh dijalankan dengan mengorbankan hak-hak rakyat. Negara wajib memastikan setiap konsesi SDA tidak menabrak lahan pertanian, permukiman, dan tanah adat rakyat. Jika tidak, konflik agraria akan terus berulang dan ketimpangan agraria semakin menganga,” pungkas Rifat Hakim.(*)

Tags: DPP GMNIInvestasiKonflik AgrariaRifat Hakim
Previous Post

Kapolsek Bunta Iptu Syafarudin Ramin Hadir Dalam Pisah Sambut Kapolres Banggai

Next Post

Polisi Amankan Pelaku Penusukan Wartawan di Banggai Laut, Dipicu Utang Lima Tahun

Berita Pilihan

Dugaan Praktik BBM Ilegal Menjamur di Jetty IPIP Konawe Utara, Aparat dan Syahbandar Diduga Tutup Mata

Dugaan Praktik BBM Ilegal Menjamur di Jetty IPIP Konawe Utara, Aparat dan Syahbandar Diduga Tutup Mata

by Ikbal Siduru
19 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM, SULAWESI TENGGARA– Aktivitas pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga ilegal tanpa dokumen resmi dilaporkan marak terjadi di kawasan...

David Herson, Anak Kampung Banggai yang Tak Pernah Berhenti Belajar

David Herson, Anak Kampung Banggai yang Tak Pernah Berhenti Belajar

by Muhammad Maruf
6 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM– Pepatah "Proses tidak akan mengkhianati hasil" nampaknya menjadi napas perjuangan bagi David Herson Tonius. Pemuda yang berasal dari sebuah...

Di Hadapan Ribuan Wisudawan Trisakti, Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pendidikan Adalah Kontrak Sosial

Di Hadapan Ribuan Wisudawan Trisakti, Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pendidikan Adalah Kontrak Sosial

by Muhammad Maruf
5 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM,‎JAKARTA – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, kembali menegaskan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan nasional. Tampil bak Gubernur Pendidikan di hadapan...

Resmi Jadi Ketum MIPI, Anwar Hafid Siapkan Inovasi untuk Transformasi Birokrasi Nasional

by Muhammad Maruf
25 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM,JAKARTA - Gubernur Anwar Hafid resmi dilantik sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI). Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid...

TTI Soroti Keterlibatan TNI dalam Proyek Gerai KDMP: Langgar Inpres dan Aturan LKPP

TTI Soroti Keterlibatan TNI dalam Proyek Gerai KDMP: Langgar Inpres dan Aturan LKPP

by Ikbal Siduru
1 April 2026
0

KILASBANGGAI, JAKARTA– Transparansi Tender Indonesia (TTI) melontarkan kritik keras terkait mekanisme pembangunan fisik Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Penunjukan...

Next Post
Polisi Amankan Pelaku Penusukan Wartawan di Banggai Laut, Dipicu Utang Lima Tahun

Polisi Amankan Pelaku Penusukan Wartawan di Banggai Laut, Dipicu Utang Lima Tahun

Discussion about this post

Polres Banggai Laut Resmi Terbentuk, Pemda Siapkan Lahan 5 Hektare

Polres Banggai Laut Resmi Terbentuk, Pemda Siapkan Lahan 5 Hektare

by Uci Saripi
3 Juni 2026
0

Polisi Gulung Terduga Bandar Sabu di Bunta Banggai

Polisi Gulung Terduga Bandar Sabu di Bunta Banggai

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

Sempat Buron, 2 DPO Kasus Narkoba Dibekuk saat Penggerebekan Indekos Kilongan

Sempat Buron, 2 DPO Kasus Narkoba Dibekuk saat Penggerebekan Indekos Kilongan

by Asnawi Zikri
2 Juni 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

error: Content is protected !!