KILASBANGGAI.COM, NUHON – Upaya penguatan kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Bella memasuki tahap penting.
Dalam pertemuan konsolidasi yang dilaksanakan di balai desa Bella Rabu (26/11/2025) mempertemukan Pengurus KDMP Bella, Pemerintah Desa Bella, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Pendamping KDMP, sejumlah agenda strategis dibahas secara mendalam.
Pertemuan berlangsung dinamis dengan semangat kolaboratif dan kesadaran bersama bahwa KDMP membutuhkan fondasi yang kuat sebelum berkembang lebih jauh.
Salah satu isu utama yang mengemuka adalah kesiapan lahan untuk pembangunan Kantor dan Gerai KDMP.
Pemerintah Desa diminta memastikan lahan minimal 1.000 meter persegi yang bebas masalah dan layak pembangunan.
Fasilitas ini dipandang sebagai pusat pelayanan ekonomi masyarakat, sehingga ketersediaan lahan menjadi prasyarat utama untuk memastikan pelayanan KDMP bisa berjalan optimal.
Agenda berikutnya berfokus pada evaluasi legalitas KDMP Bella, khususnya percepatan penerbitan NPWP Koperasi Desa dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pengurus diberi mandat untuk mempercepat proses tersebut agar KDMP dapat beroperasi dengan legitimasi penuh dan mampu menjangkau peluang program maupun kemitraan yang tersedia di tingkat daerah maupun nasional.
Pertemuan juga menyoroti pentingnya sosialisasi KDMP kepada masyarakat di tiga dusun. Para pihak sepakat bahwa koperasi tidak hanya perlu dipahami oleh struktur pemerintahan desa, tetapi juga harus diterima dan dimengerti oleh masyarakat akar rumput.
Sosialisasi ini diharapkan membangun kesadaran kolektif bahwa KDMP adalah instrumen penguatan ekonomi komunitas.
Untuk memperkuat tata kelola internal, konsolidasi menghasilkan rencana pelaksanaan workshop peningkatan kapasitas bagi Pengurus dan Pengawas KDMP. Workshop ini akan berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dasar yang diperlukan dalam pengelolaan koperasi modern.
Workshop tersebut akan didampingi oleh Rano Sanjaya Abdusama, ST, selaku Pendamping KDMP Desa Bella sekaligus Pengajar KDKMP Provinsi Sulawesi Tengah.
Kehadiran pendamping berpengalaman ini diharapkan mampu memberikan panduan teknis dan strategis yang relevan untuk memperkuat profesionalisme pengurus.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk mempercepat tindak lanjut dari seluruh agenda yang telah disepakati.
Semua pihak berharap KDMP Bella dapat segera beroperasi lebih efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan konsolidasi awal yang semakin solid ini, KDMP Bella menunjukkan arah baru: bergerak lebih tertata, lebih siap, dan lebih yakin memasuki fase pembangunan kelembagaan yang lebih matang.












Discussion about this post