KILASBANGGAI.COM, NUHON – Yayasan Ketahanan Pangan Naroso menegaskan komitmen penuhnya dalam mengawal program nasional Badan Gizi Nasional (BGN) melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang transparan dan akuntabel.
Bertempat di SPPG Tomeang #002 Dapur Melati, perwakilan yayasan dan Sulistiani Tagele sebagai kepala SPPG mengatakan bahwa mereka sudah berjalan mulai dari 11 /2/2026 dan sudah lolos Testur analiser.
Agus sebagai mitra Yayasan juga menyampaikan bahwa seluruh proses pelayanan gizi di wilayah ini berjalan ketat sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku.
Dalam keterangannya, Agus menggarisbawahi beberapa pilar utama pengelolaan SPPG yang berlokasi di Jl. Trans Sulawesi, Dusun II Desa Tomeang, Kabupaten Banggai ini:
Standarisasi Tenaga Kerja: Guna memastikan pelayanan maksimal, SPPG Tomeang mempekerjakan 47 personel sesuai standar Juknis, mulai dari tenaga keamanan (SATPAM), petugas kebersihan (cleaning service), hingga pencuci peralatan dapur.
Logistik dan Armada yang Terukur: Pengelolaan armada transportasi disesuaikan dengan volume distribusi. Untuk kapasitas 3.500 porsi, yayasan menyiapkan maksimal 8 unit kendaraan dengan skema kontrak Rp10 juta per bulan per unit, yang sudah mencakup biaya operasional serta insentif bagi para pengemudi.
Perlindungan Hak dan Kesejahteraan Karyawan: Yayasan memberikan jaminan perlindungan hak bagi seluruh staf. Bapak Agus secara tegas mengecam praktik pemotongan insentif atau gaji. Ia menekankan bahwa hak karyawan, seperti insentif harian Rp120 ribu maupun gaji tenaga masak, wajib diserahkan secara penuh tanpa potongan.
Komitmen Anti-Korupsi dan Kredibilitas: Seluruh anggaran operasional telah dialokasikan secara mendetail dalam Juknis BGN.

Yayasan Ketahanan Pangan Naroso berkomitmen untuk menutup celah praktik korupsi melalui transparansi laporan. Pelanggaran terhadap aturan ini membawa risiko serius, termasuk penutupan titik dapur pelayanan.
Agus juga mengapresiasi sistem manajemen yang telah dibangun oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai sangat sistematis. Tantangan di tingkat lapangan akan terus dimitigasi dengan integritas tinggi dari pihak yayasan selaku mitra pelaksana.
“Integritas adalah harga mati. Kami di SPPG Tomeang #002 Dapur Melati berkomitmen memastikan setiap rupiah anggaran negara yang dialokasikan untuk gizi masyarakat dikelola dengan penuh tanggung jawab demi suksesnya cita-cita nasional,” tutup Agus.
Diketahui SPPG Tomeang Nuhon Merupakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di bawah naungan Yayasan Ketahanan Pangan Naroso (No. Reg: ID B008RH0V) yang berlokasi di Jl. Trans Sulawesi, Dusun II Desa Tomeang, Kec. Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.












Discussion about this post