Kilasbanggai.com
Kamis, Januari 1, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Parah! Bantuan Sapi di Desa Uso’ Banggai Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Mendesak APH Bertindak

admin by admin
22 Juni 2024
in Banggai, Ekonomi, News, Pemerintahan, Sulteng, Terkini
Sapi bantuan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) di Desa Uso', Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai di keluhkan warga karena tidak sesuai spesifikasi. (Dok.ist)

Sapi bantuan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) di Desa Uso', Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai di keluhkan warga karena tidak sesuai spesifikasi. (Dok.ist)

KILASBANGGAI.COM, BATUI – Bantuan ternak sapi di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dikeluhkan warga. Bantuan sapi melalui Dana Desa yang diterima tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah disepakati dalam Musyawarah Desa (Musdes).

 

Penerima manfaat, Saudin, menyampaikan bahwa dari 48 ekor sapi yang diterima di Desa Uso, semuanya berukuran kecil dan bukan induk sapi seperti yang telah disepakati dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

BACA JUGA

Konsep Otomatis

Firmanza DP, Eks Pj Wali Kota Palopo Kini Jabat Kadisdik Sulteng

1 Januari 2026
Awal Pekan Tahun 2026, Kapolsek Bunta dan Kanitreskrim Turun Langsung Lakukan Pengamanan di Lokasi Wisata

Awal Pekan Tahun 2026, Kapolsek Bunta dan Kanitreskrim Turun Langsung Lakukan Pengamanan di Lokasi Wisata

1 Januari 2026

 

“Kami pesan induk sapi, tapi yang datang anak sapi,” ujar Saudin dengan penuh kekecewaan.

 

Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga desa, Mereka mempertanyakan bagaimana mungkin sapi sekecil itu dihargai 10 juta rupiah per ekor, padahal mereka memesan induk sapi.

“Apakah sapi yang sampai di Desa Uso ini sudah sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam berita acara? Menurut pengamatan saya, sapi yang didatangkan sekarang ini tidak masuk spesifikasi,” tambah seorang penerima manfaat lainnya.

 

Keraguan warga semakin menguat dengan dugaan bahwa pengadaan bantuan sapi ini membuka peluang terjadinya penyalahgunaan anggaran Dana Desa  yang berpotensi menyebabkan korupsi berjamaah.

Warga juga mengakui saat pembagian masyarakat menolak dan sempat terjadi keributan.

Dirwan Manggualele selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Uso menegaskan, “Sapi yang ada saat ini tidak sesuai dengan spesifikasi permintaan masyarakat. Jika begini caranya, ada potensi besar pengelolaan keuangan desa akan rawan penyelewengan.”

 

Saat dikonfirmasi melalui telepon dan WhatsApp, Kepala Desa Uso, Nasrula Uka, tidak memberikan tanggapan apapun. Sikap bungkam ini semakin memperkuat keraguan warga akan adanya dugaan penyimpangan dalam pengadaan bantuan induk sapi oleh pemerintahan Desa Uso.

 

Tindakan Kepala Desa tersebut memicu pertanyaan besar mengenai kepatuhan terhadap aturan dan regulasi dalam pemerintahan desa. Warga mendesak adanya pemeriksaan terhadap pihak ketiga dan Kepala Desa Uso oleh Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan bahwa proses pengadaan bantuan induk sapi dilakukan secara transparan dan sesuai peraturan yang berlaku.

Dalam pengembangan terbaru, Nyak, pihak ketiga yang terlibat dalam jual beli sapi tersebut, mengungkapkan bahwa harga sapi per ekor sebesar 8,5 juta rupiah sudah bersih dengan pajak dan dapat diterima langsung di tempat.

Nyak juga mengakui bahwa sapi-sapi tersebut dibeli dari wilayah Bualemo dan Dataran Toili. Hal ini diperkuat dengan informasi bahwa mobil pickup yang mengangkut sapi-sapi tersebut berasal dari kecamatan Toili.

 

Terdapat 48 ekor sapi yang diperuntukkan kepada 48 kepala keluarga di Desa Uso, menambah kompleksitas dugaan korupsi ini yang semakin memicu kekhawatiran di kalangan warga.

 

Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Banggai dan pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk menyelidiki dugaan korupsi ini, serta memberikan kejelasan dan jaminan bahwa hak-hak warga Desa Uso dihormati.

Kepercayaan masyarakat terhadap APH sangat penting, dan transparansi serta integritas dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi menjadi prioritas utama bagi APH. (*)

 

 

Previous Post

DPRD Terima Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 Pemda Banggai

Next Post

Tanaman Cabai dan Tomat Program SJSP di Desa Pohi Sudah Mengering

Berita Pilihan

Konsep Otomatis

Firmanza DP, Eks Pj Wali Kota Palopo Kini Jabat Kadisdik Sulteng

by Muhammad Maruf
1 Januari 2026
0

KILASBANGGAI.COM,PALU – Peta birokrasi di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi berganti. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si,...

Awal Pekan Tahun 2026, Kapolsek Bunta dan Kanitreskrim Turun Langsung Lakukan Pengamanan di Lokasi Wisata

Awal Pekan Tahun 2026, Kapolsek Bunta dan Kanitreskrim Turun Langsung Lakukan Pengamanan di Lokasi Wisata

by Ikbal Siduru
1 Januari 2026
0

KILASBNGGAI.COM, BANGGAI - Sejumlah lokasi objek wisata di wilayah Kecamatan Bunta menjadi pilihan warga untuk bersantai mengisi liburan awal pekan...

Lansia 90 Tahun Hilang di Kebun Desa Pisou Banggai

Lansia 90 Tahun Hilang di Kebun Desa Pisou Banggai

by Asnawi Zikri
1 Januari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, PAGIMANA- Seorang warga di Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dilaporkan hilang di area perkebunan setempat. Pihak...

Segera Bertugas di Bandung, AKBP Putu Hendra Pamit di Apel Terakhir Polres Banggai

Segera Bertugas di Bandung, AKBP Putu Hendra Pamit di Apel Terakhir Polres Banggai

by Muhammad Maruf
31 Desember 2025
0

KILASBANGGAI.COM,LUWUK- Polres Banggai melaksanakan apel penghujung tahun 2025, Rabu (31/12/2025) pagi yang dirangkaikan upacara kenaikan pangkat anggota Polri. Apel ini...

PT Pantas Indomining Kriminalisasi Aktivis? Begini Respon Polisi

PT Pantas Indomining Kriminalisasi Aktivis? Begini Respon Polisi

by Asnawi Zikri
31 Desember 2025
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK— Laporan PT Pantas Indomining ke Polres Banggai terhadap sejumlah aktivis yang melakukan aksi protes atas keberadaan perusahaan pertambangan...

Next Post
Tanaman Cabai dan Tomat Program SJSP di Desa Pohi Sudah Mengering

Tanaman Cabai dan Tomat Program SJSP di Desa Pohi Sudah Mengering

Discussion about this post

Konsep Otomatis

Firmanza DP, Eks Pj Wali Kota Palopo Kini Jabat Kadisdik Sulteng

by Muhammad Maruf
1 Januari 2026
0

Awal Pekan Tahun 2026, Kapolsek Bunta dan Kanitreskrim Turun Langsung Lakukan Pengamanan di Lokasi Wisata

Awal Pekan Tahun 2026, Kapolsek Bunta dan Kanitreskrim Turun Langsung Lakukan Pengamanan di Lokasi Wisata

by Ikbal Siduru
1 Januari 2026
0

Lansia 90 Tahun Hilang di Kebun Desa Pisou Banggai

Lansia 90 Tahun Hilang di Kebun Desa Pisou Banggai

by Asnawi Zikri
1 Januari 2026
0

Segera Bertugas di Bandung, AKBP Putu Hendra Pamit di Apel Terakhir Polres Banggai

Segera Bertugas di Bandung, AKBP Putu Hendra Pamit di Apel Terakhir Polres Banggai

by Muhammad Maruf
31 Desember 2025
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In