Kilasbanggai.com
Minggu, Januari 18, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Menolak Lupa Tragedi Berdarah, Warga Mumpe Boikot Investor Tambang yang Ditunggangi Tokoh Lokal

Ikbal Siduru by Ikbal Siduru
16 Januari 2026
in Banggai, Sulteng
Perkampungan Dusun IV Mumpe, Desa Dodabunta, Kecamatan Simpang Raya. (Dok.ist)

Perkampungan Dusun IV Mumpe, Desa Dodabunta, Kecamatan Simpang Raya. (Dok.ist)

KILASBANGGAI.COM, SIMPANG RAYA – Luka lama masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Dusun IV Mumpe, Desa Dodabunta, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai kini dipaksa terbuka kembali.

Di tengah ketenangan warga menjaga tanah ulayat, tiga investor pertambangan dilaporkan mulai bermanuver untuk menguasai wilayah tersebut melalui skema Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Ironisnya, upaya eksploitasi ini disinyalir kuat mendapat “karpet merah” dari sejumlah tokoh masyarakat di luar Desa Dodabunta yang bertindak sebagai fasilitator bagi kepentingan korporasi.

BACA JUGA

50 Gram Sabu Jaringan Palu Digagalkan di Pagimana

50 Gram Sabu Jaringan Palu Digagalkan di Pagimana

18 Januari 2026
Dugaan Oknum DPRD “Bekingi” Investor Tambang Emas di Simpang Raya, Irwanto Kulap: Itu Menyalahi Aturan

Dugaan Oknum DPRD “Bekingi” Investor Tambang Emas di Simpang Raya, Irwanto Kulap: Itu Menyalahi Aturan

18 Januari 2026

Penolakan keras warga Mumpe bukan tanpa dasar. Mereka menolak menjadi tumbal untuk kedua kalinya.

Belasan tahun silam, wilayah ini sempat menjadi arena tambang emas bebas yang berakhir tragis, gesekan horizontal pecah, nyawa melayang, dan meninggalkan trauma mendalam yang tak pernah dipulihkan oleh negara.

Kepala Dusun IV Mumpe, Yunius Langkumo, dengan nada bergetar namun tegas, mengingatkan bahwa sejarah kelam tersebut masih membekas nyata. Ia mengkritik keras sikap pemerintah dan lembaga adat yang seolah amnesia terhadap penderitaan warga di masa lalu.

“Peristiwa pembunuhan itu masih terus terngiang. Saudara saya ditahan di Polres Banggai tanpa ada keprihatinan sedikit pun dari pemerintah desa, kecamatan, maupun lembaga adat.

Kini, mereka mau datang lagi membawa masalah?” gugat Yunius saat menyuarakan penolokan dalam sosialisasi investor yang gagal total.

Ketegasan warga Mumpe mencapai puncaknya ketika mereka menyatakan siap memutus hubungan administratif jika hak atas ruang hidup mereka terus diganggu. Bagi mereka, pengakuan negara tidak ada artinya jika ujung-ujungnya hanya untuk melegitimasi penghancuran lingkungan.

“Kami sudah nyaman hidup di Dusun Mumpe. ‘Jangan ganggu kami’ Kalau kami tidak dianggap dan dikeluarkan dari Kecamatan Simpang Raya pun tidak apa-apa. Sikap kami tetap menolak. Titik!” tegas Yunius, menyuarakan kemuakan warga terhadap janji manis kesejahteraan tambang yang selalu berakhir dengan penderitaan.

Warga (KAT) lainnya juga menyoroti keterlibatan warga lokal Desa Dodabunta dan tokoh-tokoh luar yang justru menjadi “pintu masuk” bagi kepentingan investor.

Upaya mereka melakukan sosialisasi di tengah penolakan masif warga dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap kedaulatan masyarakat adat.

Masyarakat Mumpe kini menuntut transparansi dan perlindungan nyata dari aparat penegak hukum serta pemerintah daerah untuk tidak memberikan celah sedikit pun bagi izin pertambangan di wilayah mereka. Mereka menegaskan bahwa tanah Mumpe adalah ruang hidup, bukan barang dagangan broker tambang.

Previous Post

Dugaan Korupsi Dana Desa, Kejari Banggai Laut Jemput Eks Kades Kaukes dan Kades Kokudang

Next Post

Masyarakat “KAT” Dusun Mumpe Terancam, Diduga Mafia Tanah gerilya Kumpulkan SKPT Demi Investor Tambang

Berita Pilihan

50 Gram Sabu Jaringan Palu Digagalkan di Pagimana

50 Gram Sabu Jaringan Palu Digagalkan di Pagimana

by Asnawi Zikri
18 Januari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK- Satuan Narkoba Polres Banggai baru saja berhasil menggagalkan masuknya narkotika jenis sabu satu ball seberat 50,07 gram jaringan...

Dugaan Oknum DPRD “Bekingi” Investor Tambang Emas di Simpang Raya, Irwanto Kulap: Itu Menyalahi Aturan

Dugaan Oknum DPRD “Bekingi” Investor Tambang Emas di Simpang Raya, Irwanto Kulap: Itu Menyalahi Aturan

by Ikbal Siduru
18 Januari 2026
0

KILASBANGGAI,COM, BANGGAI – Kabar mengenai adanya oknum anggota DPRD Kabupaten Banggai yang diduga memfasilitasi atau menjadi "beking" bagi investor tambang...

Irwanto Kulap: Tambang Rakyat di Mumpe Harus Jadikan Rakyat Subjek, Bukan objek !

Irwanto Kulap: Tambang Rakyat di Mumpe Harus Jadikan Rakyat Subjek, Bukan objek !

by Ikbal Siduru
18 Januari 2026
0

KILASBANGGAI,COM, BANGGAI – Polemik rencana masuknya investasi pertambangan di wilayah Mumpe, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, mendapat perhatian serius dari...

Kades Tomeang Andika Kulap: Desa Kami Siap Jadi Sentra Produksi Jagung Unggulan di Kecamatan Nuhon

Kades Tomeang Andika Kulap: Desa Kami Siap Jadi Sentra Produksi Jagung Unggulan di Kecamatan Nuhon

by Ikbal Siduru
18 Januari 2026
0

KILASBANGGAI,COM, NUHON – Semangat swasembada pangan terpancar jelas di wajah para petani Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon. Dalam kegiatan panen raya...

Pimpin Panen Jagung di Desa Pakowa, Ketua KTNA Banggai Irwanto Kulap Tegaskan Pentingnya Modernisasi Pertanian

Pimpin Panen Jagung di Desa Pakowa, Ketua KTNA Banggai Irwanto Kulap Tegaskan Pentingnya Modernisasi Pertanian

by Ikbal Siduru
18 Januari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, NUHON– Sektor pertanian di Kabupaten Banggai kembali menunjukkan geliat positif. Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Banggai, Irwanto...

Next Post
Masyarakat “KAT” Dusun Mumpe Terancam, Diduga Mafia Tanah gerilya Kumpulkan SKPT Demi Investor Tambang

Masyarakat "KAT" Dusun Mumpe Terancam, Diduga Mafia Tanah gerilya Kumpulkan SKPT Demi Investor Tambang

Discussion about this post

50 Gram Sabu Jaringan Palu Digagalkan di Pagimana

50 Gram Sabu Jaringan Palu Digagalkan di Pagimana

by Asnawi Zikri
18 Januari 2026
0

Dugaan Oknum DPRD “Bekingi” Investor Tambang Emas di Simpang Raya, Irwanto Kulap: Itu Menyalahi Aturan

Dugaan Oknum DPRD “Bekingi” Investor Tambang Emas di Simpang Raya, Irwanto Kulap: Itu Menyalahi Aturan

by Ikbal Siduru
18 Januari 2026
0

Irwanto Kulap: Tambang Rakyat di Mumpe Harus Jadikan Rakyat Subjek, Bukan objek !

Irwanto Kulap: Tambang Rakyat di Mumpe Harus Jadikan Rakyat Subjek, Bukan objek !

by Ikbal Siduru
18 Januari 2026
0

Kades Tomeang Andika Kulap: Desa Kami Siap Jadi Sentra Produksi Jagung Unggulan di Kecamatan Nuhon

Kades Tomeang Andika Kulap: Desa Kami Siap Jadi Sentra Produksi Jagung Unggulan di Kecamatan Nuhon

by Ikbal Siduru
18 Januari 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In