Kilasbanggai.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Mei 14, 2026
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Mahasiswa sebagai Benteng Terakhir: Melawan Hegemoni Politik dalam Upaya Anulir Putusan Mahkamah Konstitusi

admin by admin
24 Agustus 2024
in Banggai, Sulteng
Dandi Abidina, Presiden Mahasiswa Universitas Tompotika Luwuk

Dandi Abidina, Presiden Mahasiswa Universitas Tompotika Luwuk

KILASBANGGAI.COM – Dalam konteks politik dan hukum Indonesia, Mahkamah Konstitusi (MK) berfungsi sebagai pengawal konstitusi dan penjamin keadilan.

Dua putusan penting MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Nomor 70/PUU-XXII/2024, yang ditetapkan pada tahun 2024, menggarisbawahi komitmen MK dalam mengatur sistem pemilu dan batas usia calon kepala daerah serta wakil kepala daerah.

 

BACA JUGA

Jawab Kritik Buruh, Gubernur Sulteng Inisiasi Satgas Khusus Kawal Isu Ketenagakerjaan

Jawab Kritik Buruh, Gubernur Sulteng Inisiasi Satgas Khusus Kawal Isu Ketenagakerjaan

14 Mei 2026
Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Sukseskan Asta Cita Hingga Pelosok Sulteng

Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Sukseskan Asta Cita Hingga Pelosok Sulteng

14 Mei 2026

Namun, upaya Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk menganulir putusan-putusan ini melalui revisi undang-undang Pilkada menimbulkan tantangan serius terhadap independensi lembaga yudikatif dan prinsip-prinsip demokrasi.

 

Dalam konteks ini, mahasiswa harus memosisikan diri sebagai kekuatan kritis yang mampu mengawal dan mempertahankan supremasi hukum.

 

 

Mahasiswa sebagai Penjaga Demokrasi

Mahasiswa, sebagai bagian dari lapisan masyarakat yang terdidik dan memiliki akses terhadap informasi kritis, memegang peranan penting dalam mempertahankan prinsip-prinsip demokrasi.

Dalam Teori Hegemoni Antonio Gramsci, mahasiswa dapat dilihat sebagai kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab untuk menantang kekuasaan dominan dan melawan upaya-upaya represif.

DPR RI, dengan upayanya untuk menganulir putusan MK, menunjukkan dorongan politik yang dapat merusak independensi lembaga yudikatif.

Oleh karena itu, mahasiswa harus bertindak sebagai oposisi yang mengedepankan argumen dan data untuk membela keputusan MK dan menekan DPR agar tidak melanggar prinsip hukum yang sudah ditetapkan.

 

Dekonstruksi Upaya Anulir: Ancaman terhadap Demokrasi

Revisi Undang-Undang Pilkada yang bertujuan untuk menganulir Putusan MK Nomor 60 dan 70 bukan sekadar intervensi terhadap keputusan yudikatif, tetapi juga ancaman serius terhadap prinsip-prinsip demokrasi.

Menurut Teori Demokrasi Radikal Chantal Mouffe dan Ernesto Laclau, demokrasi harus mengakomodasi pluralitas kekuasaan dan menolak dominasi satu kelompok atas kelompok lain.

Upaya DPR untuk mengubah ketentuan hukum yang telah diputuskan MK merupakan bentuk dominasi yang dapat mengganggu keseimbangan kekuasaan dan prinsip checks and balances. Mahasiswa perlu mengedepankan diskursus kritis tentang bagaimana upaya ini dapat melemahkan sistem hukum dan merugikan masyarakat.

 

Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

Dalam Teori Kritik Ideologi Karl Marx, mahasiswa dapat dipandang sebagai agen perubahan yang berfungsi untuk mengungkap dan melawan ideologi dominan yang merugikan keadilan dan kesetaraan.

Dalam hal ini, mahasiswa harus mengembangkan narasi yang mengaitkan upaya DPR untuk menganulir putusan MK sebagai bentuk pembungkaman terhadap aspirasi publik dan inklusivitas politik.

Mahasiswa perlu menunjukkan bahwa revisi UU Pilkada dapat mengancam prinsip keterlibatan publik dan mempersempit ruang demokrasi.

 

Strategi Perlawanan: Aksi Kolektif dan Advokasi

Untuk melawan upaya DPR, mahasiswa harus mengorganisir diri dalam aliansi strategis dengan kelompok masyarakat sipil, organisasi non-pemerintah, dan akademisi.

Berdasarkan Teori Perlawanan Kolektif James C. Scott, perlawanan yang efektif tidak hanya berasal dari konfrontasi langsung, tetapi juga dari aksi kolektif yang terstruktur.

Mahasiswa bisa memanfaatkan media sosial, aksi damai, petisi, dan advokasi hukum untuk membangun kesadaran publik dan menekan DPR agar menghentikan revisi undang-undang yang merugikan.

Selain itu, mahasiswa harus memanfaatkan ruang akademis untuk menyebarluaskan wacana kritis melalui diskusi, seminar, dan publikasi ilmiah.

 

Kesimpulan

Dalam perspektif kritis, upaya DPR RI untuk menganulir Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Nomor 70/PUU-XXII/2024 melalui revisi UU Pilkada harus dipandang sebagai ancaman terhadap prinsip-prinsip demokrasi, hukum, dan partisipasi publik.

Mahasiswa, sebagai aktor intelektual dan agen perubahan sosial, memiliki tanggung jawab moral dan politis untuk mengawal putusan tersebut, mempertahankan independensi lembaga yudikatif, dan melawan setiap bentuk dominasi politik yang merusak prinsip-prinsip demokrasi.

 

Dengan perspektif kritis, mahasiswa harus membongkar agenda-agenda tersembunyi di balik upaya anulir tersebut dan membangun perlawanan yang solid dan terstruktur.

Peran mahasiswa dalam konteks ini bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang memastikan bahwa demokrasi tetap berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan politik sempit.

 

Tulisan ini saya persembahkan untuk para mahasiswa baru sebagai suplemen ilmu terhadap issue politik yang sedang trending di indonesia. (*)

 

 

 

Penulis : Dandi Abidina, Presiden Mahasiswa Universitas Tompotika Luwuk

Previous Post

Partai NasDem Putuskan Usung Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang di Pilkada Banggai

Next Post

Vidio Penjelasan Ustad Abdul Somad Dipotong Untuk Menjatuhkan Paslon Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang

Berita Pilihan

Jawab Kritik Buruh, Gubernur Sulteng Inisiasi Satgas Khusus Kawal Isu Ketenagakerjaan

Jawab Kritik Buruh, Gubernur Sulteng Inisiasi Satgas Khusus Kawal Isu Ketenagakerjaan

by Muhammad Maruf
14 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM,PALU- Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menerima audiensi dari perwakilan aliansi mahasiswa dan buruh di Gedung Pogombo,...

Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Sukseskan Asta Cita Hingga Pelosok Sulteng

Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Sukseskan Asta Cita Hingga Pelosok Sulteng

by Muhammad Maruf
14 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM,MOROWALI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai memetakan berbagai tantangan strategis dalam pelaksanaan program prioritas nasional di daerah, mulai dari...

Dua Pengedar Diringkus di Luwuk Utara, Polisi Sita 50 Gram Sabu

Dua Pengedar Diringkus di Luwuk Utara, Polisi Sita 50 Gram Sabu

by Asnawi Zikri
14 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK- Perang terhadap peredaran narkoba kembali dibuktikan jajaran Satnarkoba Polres Banggai. Dua pria yang diduga terlibat jaringan peredaran narkoba...

Cabuli Anak 13 Tahun, Polisi Ringkus Seorang Pemuda di Batui Selatan

Cabuli Anak 13 Tahun, Polisi Ringkus Seorang Pemuda di Batui Selatan

by Asnawi Zikri
14 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM, TOILI- Unit Reskrim Polsek Toili mengamankan seorang pria berinisial NA (23) warga Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, yang diduga...

Polres Banggai Didesak Seret Pelaku Pengeroyokan Pemain di Turnamen Hadianto Rasyid Cup

Polres Banggai Didesak Seret Pelaku Pengeroyokan Pemain di Turnamen Hadianto Rasyid Cup

by Muhammad Maruf
14 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM,BATUI – Sejumlah warga dan keluarga korban insiden turnamen Mini Soccer Hadianto Rasyid Cup 2026 melakukan aksi blokade jalan Trans...

Next Post
Ustad Abdul Somad: Pemimpin Perempuan Diperbolehkan

Vidio Penjelasan Ustad Abdul Somad Dipotong Untuk Menjatuhkan Paslon Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang

Discussion about this post

Jawab Kritik Buruh, Gubernur Sulteng Inisiasi Satgas Khusus Kawal Isu Ketenagakerjaan

Jawab Kritik Buruh, Gubernur Sulteng Inisiasi Satgas Khusus Kawal Isu Ketenagakerjaan

by Muhammad Maruf
14 Mei 2026
0

Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Sukseskan Asta Cita Hingga Pelosok Sulteng

Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Sukseskan Asta Cita Hingga Pelosok Sulteng

by Muhammad Maruf
14 Mei 2026
0

Dua Pengedar Diringkus di Luwuk Utara, Polisi Sita 50 Gram Sabu

Dua Pengedar Diringkus di Luwuk Utara, Polisi Sita 50 Gram Sabu

by Asnawi Zikri
14 Mei 2026
0

Cabuli Anak 13 Tahun, Polisi Ringkus Seorang Pemuda di Batui Selatan

Cabuli Anak 13 Tahun, Polisi Ringkus Seorang Pemuda di Batui Selatan

by Asnawi Zikri
14 Mei 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

error: Content is protected !!