Kilasbanggai.com
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Mafia Tanah, Spekulasi Lahan dan Ketimpangan Agraria dalam Perspektif Politik Ekonomi

Ikbal Siduru by Ikbal Siduru
19 Januari 2026
in Banggai, Sulteng
Dandi Abidina

Dandi Abidina

KILASBANGGAI.COM, LUWUK — Praktik mafia tanah, spekulasi lahan, dan konsentrasi penguasaan tanah oleh pemilik modal terhadap hak-hak masyarakat merupakan persoalan agraria struktural yang terus berulang di Indonesia. Dalam perspektif politik ekonomi, fenomena ini tidak dapat dipahami semata sebagai pelanggaran administratif, melainkan sebagai hasil dari relasi kuasa yang timpang antara negara, modal, dan masyarakat.

 

Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Tompotika Luwuk, Dandi Abidina, menegaskan bahwa tanah merupakan sumber daya strategis yang seharusnya dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Namun, dalam praktik empiris, penguasaan tanah kerap dikendalikan oleh logika pasar dan akumulasi kapital, yang menempatkan masyarakat pada posisi tawar yang lemah.

BACA JUGA

Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

2 Mei 2026
Rektor UIN Datokarama Apresiasi Program Beasiswa Berani Cerdas Gubernur Anwar Hafid

Rektor UIN Datokarama Apresiasi Program Beasiswa Berani Cerdas Gubernur Anwar Hafid

1 Mei 2026

 

Dalam kerangka politik ekonomi klasik, Marx (1867) menjelaskan bahwa proses akumulasi kapital cenderung melahirkan pemusatan kepemilikan sumber daya pada segelintir aktor ekonomi. Pola ini tercermin dalam praktik pembelian tanah rakyat dengan harga rendah oleh pemilik modal, yang kemudian dialihkan kepada korporasi dengan harga jauh lebih tinggi. Mekanisme tersebut menunjukkan bagaimana tanah direduksi menjadi komoditas ekonomi, bukan lagi sebagai ruang hidup sosial.

 

Data nasional memperkuat analisis tersebut. Dalam periode 2015–2024, tercatat lebih dari 3.200 konflik agraria yang melibatkan sekitar 7,4 juta hektare lahan dan berdampak pada sekitar 1,8 juta rumah tangga. Ketimpangan penguasaan lahan juga semakin tajam, di mana sebagian besar lahan dikuasai oleh kelompok kecil pemilik modal. Situasi ini sejalan dengan konsep land grabbing dan rent-seeking behavior dalam teori ekonomi politik modern (Harvey, 2005).

 

Lebih lanjut, David Harvey (2005) menyebut praktik semacam ini sebagai accumulation by dispossession, yakni proses akumulasi kekayaan melalui perampasan akses masyarakat terhadap sumber daya bersama, termasuk tanah. Dalam konteks Indonesia, praktik mafia tanah dan spekulasi lahan merupakan manifestasi nyata dari proses tersebut, yang dilegitimasi oleh lemahnya tata kelola pertanahan dan ketidaksinkronan data administrasi.

 

Temuan bahwa lebih dari 6,4 juta hektare tanah berisiko sengketa akibat tumpang tindih sertifikat menunjukkan kegagalan institusional negara dalam menjamin kepastian hukum. Dalam perspektif new institutional economics, lemahnya institusi hukum membuka ruang bagi aktor oportunistik untuk mengeksploitasi celah regulasi demi keuntungan pribadi (North, 1990).

 

Dandi menilai bahwa kondisi ini bertentangan secara fundamental dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, khususnya prinsip fungsi sosial tanah. Penguasaan tanah yang semata-mata berorientasi pada rente ekonomi tidak hanya mengabaikan keadilan sosial, tetapi juga berpotensi memperdalam konflik struktural di masyarakat.

 

Sebagai Koordinator Daerah Sulawesi Tengah Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (ILMISPI), Dandi menekankan pentingnya reformasi agraria substantif melalui penguatan peran negara, penertiban praktik land banking, serta penegakan hukum agraria yang berkeadilan. Tanpa perubahan paradigma dari orientasi pasar menuju keadilan struktural, persoalan agraria akan terus direproduksi sebagai konflik laten.

 

“Negara tidak boleh tunduk pada kepentingan ekonomi sempit. Penegakan hukum agraria harus diarahkan untuk melindungi hak-hak rakyat agar tanah tidak direduksi menjadi instrumen akumulasi keuntungan bagi segelintir pihak,” ujar Dandi.

 

Sumber :

• Harvey, D. (2005). The New Imperialism. Oxford: Oxford University Press.

• Marx, K. (1867). Capital: A Critique of Political Economy, Volume I. Hamburg: Otto Meissner Verlag.

• North, D. C. (1990). Institutions, Institutional Change and Economic Performance. Cambridge: Cambridge University Press.

• Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

• Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.

Previous Post

Puskesmas Bunta Kedepankan Sisi Kemanusiaan, Kapus Pastikan Penanganan Medis Prima bagi Warga Terisolasi

Next Post

DPRD Banggai Laut Dalami Proses Penjatuhan Sanksi Etik ASN

Berita Pilihan

Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

by Muhammad Maruf
2 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM,PALU- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menegaskan pentingnya penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas...

Rektor UIN Datokarama Apresiasi Program Beasiswa Berani Cerdas Gubernur Anwar Hafid

Rektor UIN Datokarama Apresiasi Program Beasiswa Berani Cerdas Gubernur Anwar Hafid

by Muhammad Maruf
1 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM,PALU – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Prof. Lukman Thahir, memberikan apresiasi tinggi terhadap Program Beasiswa Berani Cerdas...

Pastikan Tepat Sasaran, Kapolsek Kintom Turun Langsung Pantau Distribusi Gas Melon Rp20 Ribu

Pastikan Tepat Sasaran, Kapolsek Kintom Turun Langsung Pantau Distribusi Gas Melon Rp20 Ribu

by Muhammad Maruf
30 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM,KINTOM - Polsek Kintom memantau langsung pelaksanaan pasar murah dalam rangka mengantisipasi kelangkaan tabung gas LPG 3Kg yang diselenggarakan Dinas...

Curi Motor Kakek Sendiri, Pemuda di Luwuk Ditangkap Satreskrim Polres Banggai

Curi Motor Kakek Sendiri, Pemuda di Luwuk Ditangkap Satreskrim Polres Banggai

by Muhammad Maruf
30 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM,LUWUK- Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di kompleks Jalur Dua Kelurahan Bungin Timur, Luwuk, berhasil diungkap aparat Resmob Tompotika Polres...

Konsep Otomatis

Klarifikasi Tegas Pemprov Sulteng : Kehadiran Gubernur di KPK untuk Terima Hibah, Bukan Pemeriksaan

by Muhammad Maruf
29 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM,PALU–Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan klarifikasi resmi atas pemberitaan yang dimuat oleh salah satu media online terkait undangan Komisi Pemberantasan...

Next Post
DPRD Banggai Laut Dalami Proses Penjatuhan Sanksi Etik ASN

DPRD Banggai Laut Dalami Proses Penjatuhan Sanksi Etik ASN

Discussion about this post

Lima Atlet Muda Banggai Laut Siap Unjuk Gigi di Seleksi Futsal U-17 Sulteng

Lima Atlet Muda Banggai Laut Siap Unjuk Gigi di Seleksi Futsal U-17 Sulteng

by Asnawi Zikri
2 Mei 2026
0

Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

Wujudkan Indonesia Emas, Hardiknas 2026 Gaungkan Metode Deep Learning

by Muhammad Maruf
2 Mei 2026
0

Ketimpangan dan Buruh Banggai yang Terabaikan

Ketimpangan dan Buruh Banggai yang Terabaikan

by Muhammad Maruf
1 Mei 2026
0

Rektor UIN Datokarama Apresiasi Program Beasiswa Berani Cerdas Gubernur Anwar Hafid

Rektor UIN Datokarama Apresiasi Program Beasiswa Berani Cerdas Gubernur Anwar Hafid

by Muhammad Maruf
1 Mei 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!