KILASBANGGAI.COM, BUNTA -Memasuki hari kelima bulan suci Ramadan 1447 H, suasana di Kelurahan Salabenda terasa lebih hangat dan bercahaya.
Bukan sekedar lampu biasa, kerlip lampu hias yang dipasang warga kini menghiasi sudut-sudut jalan, memberikan nuansa spiritual yang tenang sekaligus rasa aman bagi masyarakat yang hendak beribadah.
Aksi gotong royong yang berlangsung mulai dari awal bulan suci Ramadan hingga Senin malam (23/2/2026) ini merupakan inisiatif swadaya warga setempat.
Dengan semangat kekeluargaan, mereka bahu-membahu memasang lampu penerangan serta lampu hias di sejumlah titik strategis lingkungan.
Inisiatif ini lahir dari keinginan warga untuk memastikan aktivitas ibadah malam, seperti salat Tarawih berjamaah dan tadarus di masjid, berlangsung lebih khidmat.

Dengan penerangan yang memadai, para jamaah terutama anak-anak dan lansia kini merasa lebih aman saat melintasi jalanan menuju masjid.
“Alhamdulillah, di hari kelima Ramadan ini, lingkungan kami sudah terang benderang. Ini semua murni hasil gotong royong warga. Kami ingin agar momen ibadah di bulan suci ini terasa lebih tenang dan nyaman bagi siapa saja,” ujar salah satu warga di sela-sela kegiatan pemasangan lampu.
Kegiatan yang berlangsung hingga larut malam ini menjadi cerminan nyata bahwa semangat gotong royong di Kelurahan Salabenda masih terjaga dengan sangat erat.
Pemasangan lampu hias ini bukan hanya sekedar solusi teknis penerangan jalan, tetapi juga simbol kebersamaan dalam menyambut malam-malam penuh berkah.
Kini, wajah Salabenda tampil lebih cantik dan bercahaya. Semangat yang terpancar dari warga pun menjadi bukti bahwa keindahan Ramadan tidak hanya datang dari kekhusyukan ibadah di dalam masjid, tetapi juga dari kepedulian antarsesama di lingkungan sekitar.












Discussion about this post