KILASBANGGAI.COM,DONGGALA— Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat melalui rangkaian Safari Ramadhan 1447 H / 2026 M. Kali ini, tim mengunjungi Masjid Al-Istighfar di Desa Balentuma, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, pada Jumat malam (27/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat di sela pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk mensosialisasikan capaian pembangunan yang selaras dengan nilai-nilai religius.
Tim Safari Ramadhan Pemprov Sulteng pada kesempatan tersebut didampingi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah. Turut hadir Kepala Bidang PTK Muhammad. Nur, S.STP., M.Si., dan Kepala Bidang PKPLK Muhammad Warsita, S.Pd., M.M., yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Shadiq Muntashir yang mengisi ceramah menekankan bahwa program-program unggulan Pemprov, khususnya Berani Cerdas dan Berani Sehat, selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Ia menyampaikan bahwa Al-Qur’an bukan hanya pedoman ibadah personal, tetapi juga petunjuk dalam mengelola kehidupan sosial, termasuk dalam mengurus negara.
“Al-Qur’an memerintahkan keadilan, kepedulian, dan keberpihakan kepada yang lemah. Ketika negara memastikan akses pendidikan dan kesehatan bagi rakyatnya, itu sejatinya adalah pengejawantahan nilai-nilai Qur’ani,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi makro yang pesat tidaklah cukup jika tidak diiringi distribusi kesejahteraan yang merata. Menurutnya, kepemimpinan yang berorientasi pada keadilan sosial merupakan bagian dari amanah yang harus ditunaikan.
Dalam konteks tersebut, ia mencontohkan Program Berani Cerdas yang hingga kini telah menanggung Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi 23.568 mahasiswa asal Sulawesi Tengah dengan total anggaran mencapai Rp84 miliar. Sementara melalui Program Berani Sehat, sebanyak 135 ribu warga telah memperoleh jaminan pembiayaan layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP Sulawesi Tengah.
“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah upaya menjaga akal melalui pendidikan dan menjaga jiwa melalui layanan kesehatan. Inilah spirit Al-Qur’an: menghadirkan kemaslahatan,” tegasnya.
Shadiq Muntashir juga mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai hudan atau pedoman dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam tata kelola pemerintahan. Ia menilai, nilai-nilai empati, keadilan, dan amanah yang diajarkan Al-Qur’an harus menjadi fondasi dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kabid PKPLK Dinas Pendidikan, disampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ikhtiar mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat ukhuwah Islamiah.
Dalam sambutan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Sulawesi Tengah yang berkah adalah daerah yang ekonominya tumbuh dengan keadilan, pemerintahannya berjalan dengan amanah, dan kehidupan sosialnya dilandasi nilai agama dan moral.
“Melalui Safari Ramadhan ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada,” demikian kutipan sambutan gubernur.
Safari Ramadhan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju secara ekonomi sekaligus berkah dalam kehidupan sosial dan spiritualnya.(*)












Discussion about this post