Kilasbanggai.com
Minggu, Mei 3, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Bukan Nikel Tapi Kuburan yang Digali di Siuna

admin by admin
31 Juli 2025
in Banggai

KILASBANGGAI.COM,LUWUK– Organisasi lingkungan Iguana Tompotika melontarkan kecaman keras terhadap enam perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel yang diduga menjadi dalang utama perusakan besar-besaran lingkungan hidup di Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Kegiatan tambang nikel yang tidak terkendali ini telah merusak sekitar 18 hektare kawasan hutan mangrove dan melumpuhkan sistem irigasi yang selama ini menopang 250 hektar sawah produktif milik warga.

Akibatnya, ratusan petani kini terancam gagal panen total, sebuah bencana ekologis sekaligus ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut.

BACA JUGA

Banggai Book Party Gelar Talkeracy “Manage Yourself” Karya Putu Andre

Banggai Book Party Gelar Talkeracy “Manage Yourself” Karya Putu Andre

3 Mei 2026
Pastikan Tepat Sasaran, Kapolsek Kintom Turun Langsung Pantau Distribusi Gas Melon Rp20 Ribu

Pastikan Tepat Sasaran, Kapolsek Kintom Turun Langsung Pantau Distribusi Gas Melon Rp20 Ribu

30 April 2026

“Ini adalah tindakan brutal terhadap alam dan masyarakat. Enam perusahaan tambang ini tidak hanya menggali nikel, mereka menggali kuburan bagi masa depan petani dan nelayan di Desa Siuna,” tegas Ketua Iguana Tompotika, Moh. Hidayat, dalam pernyataan resminya, Kamis (31/7/2025).

Hasil observasi lapangan dan laporan masyarakat menunjukkan adanya pembukaan lahan secara masif, serta pembuangan limbah tambang ke ekosistem pesisir yang mengakibatkan kehancuran mangrove dan pencemaran air irigasi. Hutan mangrove yang sebelumnya menjadi benteng alami terhadap abrasi dan habitat biodiversitas pesisir, kini berubah menjadi kawasan mati yang tak lagi berfungsi.

Tidak berhenti di situ, kerusakan sistem irigasi akibat intrusi material tambang telah memutus aliran air ke ratusan hektar sawah. Petani kini menjerit, sawah mereka mengering, dan musim panen berubah menjadi musim nestapa.

“Kami sangat prihatin dengan dampak destruktif dari operasi pertambangan nikel ini. Hutan mangrove yang vital bagi ekosistem pesisir dan mata pencarian masyarakat nelayan telah dirusak secara sistematis,” tegasnya.

Atas kejadian ini, Iguana Tompotika menuntut tindakan tegas tanpa kompromi dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Ada empat tuntutan utama yang disampaikan.

Pertama, hentikan segera operasi perusak lingkungan

enam perusahaan pemegang IUP harus dihentikan operasinya secepat mungkin, sebelum kerusakan makin meluas. Sebab, aktivitas yang terbukti merusak harus ditindak, bukan dibiarkan.

Kedua, Kementerian LHK, Kementerian ESDM, serta aparat penegak hukum harus turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Bila terbukti melanggar hukum, perusahaan dan pejabat yang terlibat harus dijerat secara pidana dan perdata.

Ketiga, perusahaan harus bertanggung jawab penuh atas pemulihan hutan mangrove, perbaikan irigasi, dan kompensasi layak bagi petani dan nelayan yang kehilangan sumber penghidupan.

Serta keempat, pemerintah daerah dan pusat harus mengevaluasi ulang semua IUP di wilayah ekologis sensitif, bahkan jika perlu, mencabut izin-izin yang terbukti melanggar dan merugikan masyarakat.

“Jangan lagi kita tunduk pada kepentingan korporasi yang hanya datang untuk mengeruk kekayaan dan meninggalkan kehancuran. Kami tidak akan diam. Iguana Tompotika siap menempuh jalur hukum jika pemerintah gagal bertindak,” tegas Hidayat.

Kerusakan lingkungan yang terjadi di Teluk Siuna bukan sekadar masalah lokal. Ini adalah peringatan keras akan bagaimana eksploitasi tanpa kendali dapat menghancurkan ekosistem dan manusia sekaligus. Jika dibiarkan, kerusakan ini akan menjadi bencana jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Kita sedang menghadapi kehancuran yang nyata. Hutan mangrove hancur, laut tercemar, petani dan nelayan menderita. Jika ini tidak dihentikan sekarang, kita semua akan menanggung akibatnya nanti,” pungkas Hidayat. (*)

Previous Post

Bupati Amirudin Lantik Pengurus Pokja Bunda Paud Banggai

Next Post

Anggota DPRD Sulteng Minta Menteri ESDM Cabut Izin Perusahaan Tambang Nikel di Desa Siuna

Berita Pilihan

Banggai Book Party Gelar Talkeracy “Manage Yourself” Karya Putu Andre

Banggai Book Party Gelar Talkeracy “Manage Yourself” Karya Putu Andre

by Muhammad Maruf
3 Mei 2026
0

KILASBANGGAI.COM,LUWUK – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, komunitas Banggai Book Party (BBP) menggelar diskusi literasi "Talkeracy" bertajuk Manage Yourself....

Pastikan Tepat Sasaran, Kapolsek Kintom Turun Langsung Pantau Distribusi Gas Melon Rp20 Ribu

Pastikan Tepat Sasaran, Kapolsek Kintom Turun Langsung Pantau Distribusi Gas Melon Rp20 Ribu

by Muhammad Maruf
30 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM,KINTOM - Polsek Kintom memantau langsung pelaksanaan pasar murah dalam rangka mengantisipasi kelangkaan tabung gas LPG 3Kg yang diselenggarakan Dinas...

Curi Motor Kakek Sendiri, Pemuda di Luwuk Ditangkap Satreskrim Polres Banggai

Curi Motor Kakek Sendiri, Pemuda di Luwuk Ditangkap Satreskrim Polres Banggai

by Muhammad Maruf
30 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM,LUWUK- Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di kompleks Jalur Dua Kelurahan Bungin Timur, Luwuk, berhasil diungkap aparat Resmob Tompotika Polres...

Re’s Decoration Toili di Balik Megahnya Pernikahan dr. Vita & Fikar

Re’s Decoration Toili di Balik Megahnya Pernikahan dr. Vita & Fikar

by Muhammad Maruf
29 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM,LUWUK – Kota Luwuk baru saja menjadi saksi bisu sebuah hajatan besar yang menyatukan janji suci antara dr. Vita dan...

PMII Banggai Sentil Kinerja Pemkab: Investasi Melangit, Kemiskinan Ekstrem Masih Menghimpit

PMII Banggai Sentil Kinerja Pemkab: Investasi Melangit, Kemiskinan Ekstrem Masih Menghimpit

by Muhammad Maruf
29 April 2026
0

KILASBANGGAI.COM,LUWUK- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Banggai menyampaikan pernyataan sikap tegas terhadap berbagai temuan Panitia Khusus (Pansus)...

Next Post
Anggota DPRD Sulteng Minta Menteri ESDM Cabut Izin Perusahaan Tambang Nikel di Desa Siuna

Anggota DPRD Sulteng Minta Menteri ESDM Cabut Izin Perusahaan Tambang Nikel di Desa Siuna

Discussion about this post

Najmi Alramadhan Terpilih Aklamasi Pimpin FKTT Sulawesi Tengah Periode 2026-2029

Najmi Alramadhan Terpilih Aklamasi Pimpin FKTT Sulawesi Tengah Periode 2026-2029

by Ikbal Siduru
3 Mei 2026
0

May Day 2026, Janji Setia Anwar Hafid untuk Buruh Sulteng

May Day 2026, Janji Setia Anwar Hafid untuk Buruh Sulteng

by Muhammad Maruf
3 Mei 2026
0

Banggai Book Party Gelar Talkeracy “Manage Yourself” Karya Putu Andre

Banggai Book Party Gelar Talkeracy “Manage Yourself” Karya Putu Andre

by Muhammad Maruf
3 Mei 2026
0

Genderang Musda Demokrat Sulteng 2026 Dimulai, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka

Genderang Musda Demokrat Sulteng 2026 Dimulai, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka

by Muhammad Maruf
2 Mei 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!