Kilasbanggai.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Tak Lagi Lewat Perantara, Anwar Hafid Targetkan Durian dan Kakao Sulteng Tembus Langsung ke Pasar Tiongkok

Muhammad Maruf by Muhammad Maruf
21 Februari 2026
in Sulteng
Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido melakukan pertemuan dengan delegasi Chengtu Huishi Technology Co., Ltd., perusahaan milik daerah Provinsi Sichuan, Tiongkok, Sabtu (21/2/2026),(Foto: Istimewa)

Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido melakukan pertemuan dengan delegasi Chengtu Huishi Technology Co., Ltd., perusahaan milik daerah Provinsi Sichuan, Tiongkok, Sabtu (21/2/2026),(Foto: Istimewa)

KILASBANGGAI.COM,PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido didampingi Ketua KADIN Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba M. Zaenong, melakukan pertemuan dengan delegasi Chengtu Huishi Technology Co., Ltd., perusahaan milik daerah Provinsi Sichuan, Tiongkok, untuk membahas rencana kerja sama strategis sister province yang difokuskan pada pengembangan kawasan industri berbasis pertanian dan perkebunan, penguatan rantai pasok, serta peningkatan nilai tambah komoditas unggulan seperti durian, kakao, dan kopi yang berorientasi ekspor langsung ke pasar Tiongkok pada Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Polibu.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa kerja sama ini dibangun dalam kerangka kolaborasi dua negara dan dua provinsi melalui pengembangan kawasan industri yang saling terhubung. Menurutnya, kehadiran kawasan industri di Sulawesi Tengah yang disandingkan dengan kawasan industri di Provinsi Sichuan akan menjadi fondasi kuat menuju hubungan sister province yang berkelanjutan.

“Kita ingin mendorong industrialisasi hasil-hasil pertanian kita, salah satunya durian, agar memberi nilai tambah dan pertumbuhan ekonomi. Harapannya, di sini ada kawasan industri, di sana juga ada kawasan industri, sehingga dua provinsi ini bisa tumbuh bersama sebagai sister province,” ujar Gubernur.

BACA JUGA

Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

21 Februari 2026
Kades Dilema! Imbas Realokasi ke Koperasi Merah Putih, Dana Desa Terpangkas Lebih dari 50%

Kades Dilema! Imbas Realokasi ke Koperasi Merah Putih, Dana Desa Terpangkas Lebih dari 50%

20 Februari 2026

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerima delegasi dari Provinsi Sichuan yang dipimpin oleh Zheng Shan-shan, Deputy General Manager dari BUMN di Provinsi Sichuan. Kehadiran delegasi ini menjadi sinyal positif atas ketertarikan Sichuan untuk menjajaki kerja sama jangka panjang di sektor industri berbasis pertanian dan perkebunan.

Gubernur menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah memiliki posisi strategis sebagai jalur pengiriman langsung dari kawasan Pantura menuju Tiongkok. Oleh karena itu, rencana investasi pembangunan cold storage oleh mitra dari Sichuan dinilai sangat potensial. Fasilitas tersebut dapat dikembangkan di kawasan industri yang telah ada, seperti Kawasan Industri Palu maupun Kawasan Industri Siniu yang telah diarahkan sebagai kawasan industri hijau.

“Kami melihat cold storage bukan hanya untuk penyimpanan, tetapi bisa berkembang menjadi pusat industri pengolahan durian dan komoditas pertanian lainnya. Ini sangat sejalan dengan visi kami menjadikan kawasan industri Siniu sebagai kawasan industri hijau,” jelas Gubernur.

Potensi durian Sulawesi Tengah, khususnya dari Kabupaten Parigi Moutong, dinilai sangat menjanjikan. Pada Januari lalu, Sulawesi Tengah berhasil mencatatkan tiga kali pengiriman durian segar langsung ke Tiongkok dengan nilai ekspor sekitar satu juta dolar Amerika Serikat atau setara 16 miliar rupiah. Meski volumenya masih sekitar 45 ton, capaian ini menjadi tonggak awal penting karena pengiriman tidak lagi melalui negara perantara seperti Thailand, Vietnam, maupun Surabaya.

“Kami ingin wilayah barat Sulawesi Tengah juga maju terutama di sektor pertanian. Karena itu, saya minta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti kerja sama ini. Saya bersama Wakil Gubernur akan mendukung penuh,” tegasnya.

Sementara itu, Miss Zheng Shan-shan menyampaikan bahwa pihaknya melihat Sulawesi Tengah sebagai mitra strategis dengan potensi besar di sektor pertanian dan pengolahan pangan. Ia menjelaskan bahwa pihak Sichuan pada tahap awal ingin memastikan kawasan industri dua negara dapat berjalan dengan baik sebelum masuk ke investasi yang lebih spesifik.

“Kami sangat tertarik dengan pengembangan industri berbasis pertanian. Perusahaan-perusahaan di Sichuan memiliki pengalaman dalam pengolahan pangan lanjutan, seperti teknologi freeze drying, ekstraksi tanaman, serta pengolahan kakao dan kopi. Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah, memiliki potensi bahan baku yang sangat besar,” ungkap Miss Zheng Shan-shan.

Ia juga menegaskan bahwa pembentukan tim bersama dan kerja sama sister province merupakan langkah penting sebagai pintu awal sebelum masuk ke pembahasan teknis dan proyek konkret. Menurutnya, pendekatan bertahap akan memastikan kerja sama berjalan stabil dan saling menguntungkan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sepakat membentuk tim bersama untuk mempersiapkan kerja sama sister province secara kelembagaan. Kerja sama ini ke depan tidak hanya diarahkan pada sektor pertanian dan perkebunan, tetapi juga perikanan, peternakan, logistik, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pemerintah Provinsi berharap kolaborasi Sulawesi Tengah dan Sichuan dapat menjadi contoh kerja sama daerah lintas negara yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua provinsi. (*)

Tags: Anwar HafidGubernur SultengHilirisasi PertanianSichuanTiongkok
Previous Post

Mensesneg Bantah Kabar Penolakan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih

Next Post

Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

Berita Pilihan

Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

by Ikbal Siduru
21 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, LUWUK – Ironi menyelimuti sektor pelayanan kesehatan di Kabupaten Banggai. Di saat pemerintah daerah menuntut pelayanan prima dari garda...

Kades Dilema! Imbas Realokasi ke Koperasi Merah Putih, Dana Desa Terpangkas Lebih dari 50%

Kades Dilema! Imbas Realokasi ke Koperasi Merah Putih, Dana Desa Terpangkas Lebih dari 50%

by Ikbal Siduru
20 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BANGGAI - Kebijakan pemerintah pusat melakukan realokasi Dana Desa sebesar 58,03% atau setara dengan Rp34,57 triliun untuk program Koperasi...

Perencanaan Berbasis Data, Cara Gubernur Sulteng Atasi Kemiskinan

Perencanaan Berbasis Data, Cara Gubernur Sulteng Atasi Kemiskinan

by Muhammad Maruf
20 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM,PALU- Perencanaan berbasis data ditegaskan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si wajib dilaksanakan seluruh perangkat daerah mulai...

Sahur dan Buka Puasa dengan Senter, Puluhan Warga Seruduk Kantor Cabang PLN Bunta

Sahur dan Buka Puasa dengan Senter, Puluhan Warga Seruduk Kantor Cabang PLN Bunta

by Ikbal Siduru
19 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Kesabaran masyarakat di wilayah kecamatan Bunta dan nuhon, Kabupaten Banggai memuncak. Pada Kamis (19/2/2026) malam, puluhan warga...

Jelang Ramadhan, Krisis Listrik di Bunta, Nuhon dan Simpang Raya Picu Keresahan Warga

Jelang Ramadhan, Krisis Listrik di Bunta, Nuhon dan Simpang Raya Picu Keresahan Warga

by Ikbal Siduru
17 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Layanan kelistrikan di wilayah Kecamatan Bunta, Nuhon, dan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, kembali dikeluhkan warga. Aliran listrik...

Next Post
Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

Discussion about this post

Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

Sopir Ambulans di Banggai Menjerit, 7 Bulan Dana Rujukan Tak Kunjung Cair

by Ikbal Siduru
21 Februari 2026
0

Konsep Otomatis

Tak Lagi Lewat Perantara, Anwar Hafid Targetkan Durian dan Kakao Sulteng Tembus Langsung ke Pasar Tiongkok

by Muhammad Maruf
21 Februari 2026
0

Konsep Otomatis

Mensesneg Bantah Kabar Penolakan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih

by Muhammad Maruf
21 Februari 2026
0

Bikin Resah Saat Subuh, Sekelompok Pemuda Kocar-kacir Disatroni Patroli Polres Banggai

Bikin Resah Saat Subuh, Sekelompok Pemuda Kocar-kacir Disatroni Patroli Polres Banggai

by Muhammad Maruf
21 Februari 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!