Kilasbanggai.com
Kamis, Februari 26, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Perkuat Ekonomi Daerah, Gubernur Sulteng Lepas Pengiriman Perdana Durian ke Tiongkok

Muhammad Maruf by Muhammad Maruf
26 Februari 2026
in Sulteng

KILASBANGGAI.COM,‎PARIMO- Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi melepas ekspor perdana komoditas durian beku yang diproduksi PT Silvia Amerta Jaya sebanyak 27 ton menuju pasar Tiongkok.

‎‎Momentum ini menjadi tonggak penting penguatan sektor pertanian dan hilirisasi komoditas unggulan daerah, sekaligus menandai langkah strategis Sulawesi Tengah dalam menembus pasar global.

‎‎Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan optimisme besar terhadap masa depan Kabupaten Parigi Moutong sebagai sentra produksi durian terbesar.

BACA JUGA

Dugaan Praktik “Jatah” Dalam Program MBG di Banggai: Publik Desak Investigasi Menyeluruh

Dugaan Praktik “Jatah” Dalam Program MBG di Banggai: Publik Desak Investigasi Menyeluruh

26 Februari 2026
Jelang Ramadhan, Krisis Listrik di Bunta, Nuhon dan Simpang Raya Picu Keresahan Warga

PLN “Berulah” di Waktu Sahur: Warga Bunta Kecewa Listrik Padam Saat Jam Makan

25 Februari 2026

‎‎“Kabupaten Parigi Moutung akan menjadi kabupaten penghasil Durian terbanyak di dunia. Kalau ini berhasil maka akan merambat ke semua sektor baik itu ekonomi, lapangan kerja terbuka luas dan berbagai UMKM akan semakin banyak juga,” ujar Anwar Hafid di Parigi, Kamis (26/02/2026).

‎‎Menurutnya, keberhasilan ekspor perdana ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari transformasi ekonomi berbasis pertanian yang berkelanjutan.

‎‎Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolektif antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani agar peluang pasar ekspor terus terbuka.

‎‎”Maka dari itu kita jaga sama-sama semangat kita agar petani kita juga semangat dengan begitu hal seperti saat ini bisa terulang lagi,” katanya.

‎‎Anwar Hafid menempatkan petani sebagai aktor utama dalam pembangunan daerah.

‎‎Ia menyebut petani sebagai garda terdepan dalam mendorong kemajuan ekonomi Sulawesi Tengah melalui penguatan komoditas lokal bernilai ekspor.

‎‎“Petani lah yang menjadi garda terdepan sebagai suksesor majunya daerah kita ini,” tuturnya.

‎‎Lebih lanjut, Anwar Hafid mendorong agar Parigi Moutong dijadikan pusat pengembangan durian di Sulawesi Tengah.

‎‎Ia memproyeksikan perluasan lahan secara masif sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi daerah di pasar internasional.

‎‎”Kita jadikan Parigi Moutung itu pusat pengembangan Durian di Sulawesi Tengah,” papar Anwar Hafid.

‎‎Ia bahkan membandingkan potensi luas lahan durian di Sulawesi Tengah dengan negara produsen lain di Asia Tenggara seperti Laos.

‎‎Menurutnya, Sulawesi Tengah bisa menjadi pesaing Laos dalam hal distribusi Durian.

‎‎“Kalau saja setiap Kabupaten punya tanaman Durian 1000 hektar ditambah Parigi Moutong 5000 hektar kita jadi punya lahan Durian puluhan ribu hektar dan itu sudah bisa menyamai Negara Laos,” ungkapnya.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga berpesan kepada Bupati Parigi Moutong untuk menjadikan daerah tersebut sebagai sentra produksi durian berskala besar yang berorientasi ekspor.

‎‎“Maka saya berpesan kepada Pak Bupati untuk menjadikan Parigi Moutong ini sebagai lahan tambang Durian,” jelasnya.

‎‎Anwar Hafid dalam pernyataannya menganalogikan visi keberlanjutan ekonomi berbasis pertanian lebih penting dibandingkan eksploitasi sumber daya alam.

‎‎“Parigi Moutong ini banyak tambang emas, tapi lebih baik emas beduri. Kalau emas yang itu bisa habis tapi yang berduri tidak akan habis,” pungkasnya.

‎‎Ekspor durian beku ke Tiongkok ini menjadi sinyal kuat bahwa komoditas hortikultura Sulawesi Tengah memiliki daya saing global. Dengan dukungan pemerintah daerah, kolaborasi investor, serta semangat petani, Sulawesi Tengah kian menegaskan diri sebagai daerah penghasil komoditas unggulan yang mampu memperluas pasar internasional dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

‎‎Langkah ini sekaligus memperkuat branding Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang bertumpu pada kekuatan sektor pertanian, hilirisasi, dan ekspor berkelanjutan.(*)

Tags: Anwar HafidDurian ParimoEkspor DurianTiongkok
Previous Post

Begini Cara RP Eksekusi Dua Korbannya dalam 20 Adegan Rekonstruksi Polres Banggai

Berita Pilihan

Dugaan Praktik “Jatah” Dalam Program MBG di Banggai: Publik Desak Investigasi Menyeluruh

Dugaan Praktik “Jatah” Dalam Program MBG di Banggai: Publik Desak Investigasi Menyeluruh

by Ikbal Siduru
26 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BANGGAI– Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kini tengah menjadi sorotan tajam publik....

Jelang Ramadhan, Krisis Listrik di Bunta, Nuhon dan Simpang Raya Picu Keresahan Warga

PLN “Berulah” di Waktu Sahur: Warga Bunta Kecewa Listrik Padam Saat Jam Makan

by Ikbal Siduru
25 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Pelaksanaan ibadah puasa di sebagian wilayah Kecamatan Bunta diwarnai kekecewaan mendalam. Aliran listrik dari PT PLN (Persero)...

Klarifikasi Satgas MBG Banggai Terkait  Menu Tidak Layak di Simpang Raya

Klarifikasi Satgas MBG Banggai Terkait Menu Tidak Layak di Simpang Raya

by Ikbal Siduru
25 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BANGGAI – Menanggapi viralnya berita mengenai temuan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi di wilayah...

Dugaan ‘Permainan’ Anggaran MBG di Banggai Terkuak, Nama Korwil dan Satgas Terseret

Dugaan ‘Permainan’ Anggaran MBG di Banggai Terkuak, Nama Korwil dan Satgas Terseret

by Ikbal Siduru
25 Februari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BANGGAI– Dugaan praktik tidak sehat dalam pengelolaan anggaran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah...

Minim Transparansi, Pihak Terkait Program MBG di Simpang Raya Enggan Ditemui Media

Minim Transparansi, Pihak Terkait Program MBG di Simpang Raya Enggan Ditemui Media

by Ikbal Siduru
25 Februari 2026
0

KLISBANGGAI.COM, BANGGAI – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi tengah kini menjadi sorotan....

Discussion about this post

Perkuat Ekonomi Daerah, Gubernur Sulteng Lepas Pengiriman Perdana Durian ke Tiongkok

Perkuat Ekonomi Daerah, Gubernur Sulteng Lepas Pengiriman Perdana Durian ke Tiongkok

by Muhammad Maruf
26 Februari 2026
0

Begini Cara RP Eksekusi Dua Korbannya dalam 20 Adegan Rekonstruksi Polres Banggai

Begini Cara RP Eksekusi Dua Korbannya dalam 20 Adegan Rekonstruksi Polres Banggai

by Muhammad Maruf
26 Februari 2026
0

Dugaan Praktik “Jatah” Dalam Program MBG di Banggai: Publik Desak Investigasi Menyeluruh

Dugaan Praktik “Jatah” Dalam Program MBG di Banggai: Publik Desak Investigasi Menyeluruh

by Ikbal Siduru
26 Februari 2026
0

Jelang Ramadhan, Krisis Listrik di Bunta, Nuhon dan Simpang Raya Picu Keresahan Warga

PLN “Berulah” di Waktu Sahur: Warga Bunta Kecewa Listrik Padam Saat Jam Makan

by Ikbal Siduru
25 Februari 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!