KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Lingkungan pendidikan di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah digemparkan dengan penemuan perangkat kamera mini di dalam toilet siswa SMA Negeri 1 Bunta.
Kamera tersebut ditemukan oleh salah seorang murid pada Kamis (29/1/2026), yang kemudian memicu reaksi keras dari wali murid dan masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media kilasbanggai.com, Senin (2/2/2026)Â perangkat kamera tersebut diduga milik seorang oknum tenaga pendidik berstatus P3K yang bertugas di sekolah tersebut.
Temuan ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan orang tua siswa terkait keamanan dan privasi anak-anak mereka di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SMA 1 Bunta, Kamaluddin, S.Pd., M.A.P., saat dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak mentoleransi tindakan yang melanggar etika dan norma di lingkungan pendidikan.
“Saya mengecam keras perbuatan tersebut. Tidak ada alasan yang membenarkan tindakan seperti ini.
Selaku pimpinan, saya telah mengambil langkah tegas terhadap oknum yang bersangkutan sesuai dengan kewenangan yang saya miliki,” ujar Kamaluddin.
Sebagai tindak lanjut, Kepala Sekolah telah menggelar pertemuan yang dihadiri oleh pelaku, Ketua Komite Sekolah, serta perwakilan masyarakat pada Jumat (30/1) sehari usai penemuan kamera mini.
Dalam pertemuan tersebut, oknum guru yang bersangkutan telah diberikan sanksi administratif berupa Surat Peringatan (SP) keras dan Pembuatan Surat Pernyataan tertulis atas perbuatannya.
Kamaluddin menambahkan bahwa dirinya telah melaporkan kasus ini kepada instansi atasan untuk mendapatkan petunjuk dan keputusan lebih lanjut mengenai status kepegawaian oknum tersebut.
“Tindakan ini adalah batas kewenangan saya sebagai pimpinan sekolah. Selebihnya, kami telah sampaikan ke atasan dan sedang menunggu instruksi selanjutnya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya penanganan yang transparan dan memberikan rasa aman bagi para siswa.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan setempat untuk memastikan integritas tenaga pendidik tetap terjaga di Kabupaten Banggai.











Discussion about this post