KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Kemeriahan dan haru mewarnai penutupan Open Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Banggai yang digelar di Lapangan Bunta. Minggu (15/2/2026)
Camat Bunta, Buhari Malihat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus rasa leganya atas kesuksesan acara yang sempat ia ragukan pelaksanaannya tersebut.
Di hadapan ratusan penonton dan tamu undangan, Buhari Malihat mengungkapkan kejujurannya bahwa ia sempat merasa ragu untuk memberikan izin penyelenggaraan turnamen ini. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat sudah 13 tahun lamanya lapangan kebanggaan masyarakat Bunta tersebut tidak menyelenggarakan kegiatan besar serupa.
“Sesungguhnya saya sempat ragu. Empat kali tokoh masyarakat dan pemuda datang menemui saya, bahkan dua kali ke rumah saya meminta agar kegiatan bola kaki ini dilaksanakan. Banyak alasan yang saya sampaikan karena kekhawatiran saya akan keamanan,” ungkap Buhari dengan nada penuh haru.
Namun, berkat kegigihan panitia, termasuk dorongan dari tokoh pemuda setempat, Pak Ramli, yang menjamin keamanan penuh, Camat akhirnya memberikan lampu hijau dengan satu syarat utama: “Keamanan adalah prioritas”.
Turnamen yang melibatkan tiga kecamatan yaitu Bunta, Nuhon, dan Simpang Raya ini terbukti bukan sekedar ajang perebutan piala, melainkan wadah pengikat silaturahmi.
Buhari memuji sportivitas yang ditunjukkan oleh kedua kesebelasan di laga final serta kepercayaan tinggi masyarakat terhadap integritas wasit.
“Alhamdulillah, hari ini kita dipertonjolkan permainan yang indah. Sportivitas di tengah lapangan dan kepercayaan penonton kepada wasit membuat kita bisa menikmati pertandingan dengan penuh sukacita tanpa euforia berlebihan,” tambahnya.
Penutupan turnamen ini menjadi simbol bahwa meski secara administratif wilayah mungkin terpisah, ikatan persaudaraan masyarakat di wilayah Bunta bersaudara tetap tak tergoyahkan.
“Di sinilah terbukti bahwa persaudaraan tidak hanya di mulut. Kita (Bunta, Nuhon, Simpang Raya) boleh berpisah secara wilayah kecamatan, tapi persaudaraan kita tetap utuh,” tegas Buhari disambut tepuk tangan riuh warga.
Menutup sambutannya, Camat Bunta berharap kesuksesan acara ini menjadi pembuka jalan bagi kegiatan-kegiatan positif selanjutnya di masa depan, demi mewujudkan wilayah yang aman, damai, dan sukses.
Acara tersebut kemudian secara resmi ditutup oleh Bupati Banggai atau perwakilan yang ditunjuk yaitu kepala dinas pemuda dan olahraga kabupaten Banggai menandai berakhirnya rangkaian turnamen yang telah berlangsung selama hampir satu bulan penuh tersebut.












Discussion about this post