KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Lapangan Gelora Salabenda, Kecamatan Bunta, menjadi saksi bisu keperkasaan Balaan Kanta dalam laga semifinal Piala Bupati Banggai, Kamis (12/2/2026).
Tanpa ampun, mereka melumat Muara FC dengan skor telak 7-1, sekaligus mengunci tiket menuju partai puncak.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Balaan Kanta langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan membuahkan hasil hingga mereka unggul cepat 2-0.
Muara FC sempat memberikan perlawanan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 sebelum turun minum.
Namun, babak kedua menjadi mimpi buruk bagi Muara FC. Balaan Kanta tampil kesetanan dengan meluncurkan “hujan gol”.

Koordinasi yang kurang baik di lini pertahanan Muara FC dimanfaatkan habis-habisan hingga skor melebar jauh menjadi 7-1 yang bertahan hingga laga usai.
Bintang lapangan yang menjadi buah bibir ribuan pasang mata adalah Abdul Azis. Pemain transfer asal NTT bernomor punggung 6 ini tampil memukau dengan aksi gocek dan teknik individu kelas tinggi yang berkali-kali merepotkan pertahanan lawan.
Kemenangan besar ini juga tidak lepas dari peran strategis dua pemain transfer asal Makassar yang mengawal lini tengah dan belakang.

Padu padan antara pemain jemputan dan talenta lokal Balaan Kanta menciptakan skema permainan yang sangat rapi dan menghibur untuk ditonton.
Catatan Balaan Kanta di turnamen ini terbilang impresif. Sejak babak penyisihan, delapan besar, hingga semifinal, mereka menjaga rekor “Unbeaten”—tidak pernah kalah maupun seri.
Kemenangan ini membawa Balaan Kanta melaju ke babak Final untuk berhadapan dengan Bella FC.
Menariknya, kedua finalis ini sama-sama berasal dari Kecamatan Nuhon, yang memastikan trofi Piala Bupati Banggai tahun ini akan dibawa pulang ke Nuhon.













Discussion about this post