KILASBANGGAI.COM, SALAKAN— PT PLN (Persero) bergerak cepat menangani gangguan yang terjadi pada salah satu unit mesin pembangkit di Kompleks PLTD Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 20.59 WITA.
Gangguan tersebut bermula dari percikan api pada salah satu unit mesin pembangkit.
Petugas PLN yang dibantu oleh tim pemadam kebakaran Kabupaten Banggai Kepulauan segera melakukan tindakan pengamanan dengan memadamkan api serta menghentikan sementara beberapa unit mesin untuk mencegah gangguan meluas.
Akibat kejadian ini, daya mampu sistem Salakan sempat mengalami penurunan sementara.
Meski demikian, PLN UP3 Luwuk memastikan pasokan listrik di pusat Kota Salakan sebagai ibu kota kabupaten tetap menyala normal.
Untuk menjaga kestabilan sistem secara keseluruhan, PLN menerapkan pemadaman bergilir terbatas di sejumlah wilayah Banggai Kepulauan.
Saat ini, PLN masih melakukan pengecekan teknis dan elektrikal secara menyeluruh di area PLTD Salakan guna memastikan seluruh peralatan dalam kondisi aman sebelum dioperasikan kembali.
“Secara bersamaan, kami juga mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain yang tergabung dalam Sistem Salakan agar proses penormalan dapat berjalan lebih cepat,” ujar Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, saat dikonfirmasi, Senin (5/1/2025).
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari PLN.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan keselamatan ketenagalistrikan.
Penormalan pasokan listrik akan dilakukan secara bertahap setelah seluruh proses pengecekan dinyatakan aman.
Sebagai informasi, wilayah kerja PLN UP3 Luwuk meliputi Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Kabupaten Tojo Una-Una, serta sebagian wilayah Kabupaten Morowali Utara. (*)













Discussion about this post