KILASBANGGAI.COM, LUWUK SELATAN – Dalam rangka memulai tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Banggai menggelar Apel Bersama Awal Kerja Tahun 2026 pada Senin (5/1/2026) di Halaman Kantor Bupati Banggai, Luwuk Selatan.
Mengawali amanatnya, Bupati Banggai menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru, sekaligus menekankan kembali urgensi menjaga kedisiplinan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kerja sepanjang tahun 2026.
“Tahun 2025 telah menjadi tahun yang ditandai dengan beragam peristiwa, salah satu peristiwa yang sangat menonjol ialah banyak kegiatan-kegiatan kita yang terlambat dilaksanakan. Dikarenakan pilkada yang dilakukan kurang lebih hampir satu tahun, menyebabkan banyak keterlambatan.” Ujarnya.
Lanjutnya, Bupati Banggai menegaskan agar pada tahun 2026 ini, seluruh proses pelaksanaan kegiatan dapat dimulai tepat waktu tanpa mengalami keterlambatan seperti tahun sebelumnya, termasuk percepatan pelimpahan kewenangan sejak awal tahun guna mendorong perputaran peredaran uang yang lancar dan efektif.
“Hampir setiap hari senin kita itu dimonitoring oleh Menteri Dalam Negeri untuk mengetahui jumlah uang yang telah beredar serta berapa kegiatan yang telah dilaksanakan, sehingga diharapkan kepada seluruh pihak agar pelaksanaan kegiatan dapat segera dimulai sejak awal tahun.” Ujar Bupati Banggai.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si, menyampaikan amanatnya mengenai pentingnya disiplin dalam pemakaian pakaian dinas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Peraturan Bupati yang telah diterbitkan sejak tahun lalu mengenai pakaian dinas merupakan bagian integral dari kedisiplinan kita sebagai ASN. Sesuai ketentuan dalam Perbup terbaru, tanda di bahu untuk Eselon II didasarkan bukan pada pangkat atau golongan, melainkan tanda jabatan, sehingga hanya boleh digunakan oleh pejabat Eselon II, sedangkan Eselon di bawahnya tidak diperkenankan.Tanda jabatan tersebut dipasang di bahu, saku, serta kerah, dan hanya wajib dipakai saat upacara maupun rapat-rapat resmi; di luar kegiatan tersebut, cukup menggunakan tanda pangkat pada kerah saja.” Tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan surat-menyurat dan arsip dinamis kini telah terintegrasi melalui aplikasi Srikandi, sehingga paraf yang tidak melalui sistem tersebut tidak akan diteruskan ke Bupati. Oleh karena itu, penggunaan surat-menyurat manual akan dihilangkan dan mulai hari ini seluruh proses akan beralih sepenuhnya ke surat-menyurat elektronik.
“Kemudian, untuk rekan-rekan di bagian keuangan, saat ini sedang menginput data Rencana Anggaran Kas (RAK) sebagai tindak lanjut dari Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) yang telah ditetapkan. Berdasarkan pemantauan di grup, baru sekitar tiga puluhan dari sekitar tujuh puluhan unit kerja yang telah melakukan input tersebut. Oleh karena itu, diharapkan rekan-rekan keuangan segera mengkoordinasikan agar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing perangkat daerah dapat segera diterbitkan.” Ujar Sekab Banggai
Dalam menutup sambutan, Wakil Bupati Banggai berharap agar pada tahun 2026 ini, kinerja pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Banggai, terus meningkat secara signifikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan luas oleh seluruh masyarakat.
Apel bersama ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan momentum strategis bagi seluruh pegawai di Kabupaten Banggai untuk memulai tahun baru dengan semangat disiplin, inovasi, dan tanggung jawab yang tinggi; pemerintah daerah optimistis mampu menyediakan pelayanan publik yang lebih prima bagi masyarakat Kabupaten Banggai.












Discussion about this post