KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Proyek pembangunan ruang guru SMP Satu Atap Desa Hion, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah disorot publik.
Sorotan itu berkaitan dengan skala prioritas, di mana semestinya menurut warga ruang guru SDN Hion yang paling pantas dibangun karena kondisinya sudah tidak layak.
Namun, proyek pada tahun anggaran 2025 justru diperuntukan untuk kantor ruang guru SMP Satap Hion yang terbilang masih layak ditempati.

“Ruang guru SMP Satap Hion masih layak justru dibongkar, lalu dibangun baru,” keluh seorang warga.
Menurut dia, perencanaan pembangunan di Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai amburadul.
“Aneh, yang rusak diabaikan, yang layak dibongkar,” bebernya
Kepala SDN Hion, Arifin Botutihe, kepada media ini beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya sudah pernah mengusulkan proposal penbangunan ruang guru ke Kepala Bidang, dan sudah disampaikan ke bagian perencanaan, bahkan sudah di-acc.
Namun, saat realisasi justru pembangunan ruang guru SMP Satap Hion yang direalisasi.
Kondisi ini menunjukan perencanaan di dinas pendidikan dalam keadaan buruk.
Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Banggai. (*)












Discussion about this post