KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Proyek pembangunan pagar sekolah SD Tombongan Ulos, kecamatan Bunta, kabupaten Banggai menggunakan pekerja dari luar daerah.
Penulusuran media ini Minggu (21/12/2025) Pekerja proyek tersebut berasal dari kota Makassar.
Sudah Diakhir tahun Proyek pembangunan pagar yang menelan anggaran sebesar Rp. 198.500.000 yang bersumber dari APBD Banggai melalui Dinas Pendidikan itu hingga saat ini belum selesai dikerjakan.
CV Mori Kontruksi ini memang sering menggunakan pekerja orang luar daerah.
Selain proyek pembangunan di SD Tombongan ulos , perusahaan tersebut juga melaksanakan pembangunan di TK Mentari desa polo kecamatan Bunta.
Proyek itu juga pekerjaannya menggunakan org luar daerah dan dinilai langgar komitmen bupati Banggai.
Padahal Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan dan membuka peluang seluas-luasnya bagi kontraktor lokal dalam pelaksanaan proyek pembangunan daerah. Begitu pun dengan tenaga kerja atau buruh bangunannya.
Dalam instruksi itu, Bupati Amirudin menginginkan agar keterlibatan kontraktor lokal dalam proyek pembangunan bisa lebih optimal.
Ia secara khusus menyatakan bahwa kegiatan pembangunan di Kabupaten Banggai, terutama yang berskala kecil, dikhususkan bagi pengusaha lokal.
Kebijakan ini bertujuan agar perputaran uang dari proyek-proyek pembangunan tetap berada di daerah, sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.
Selain kontraktor, Amirudin juga mengingatkan pihak-pihak yang mengerjakan proyek infrastruktur untuk memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal.
Secara keseluruhan, pesan utama Bupati Amirudin adalah memberdayakan potensi lokal untuk memajukan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Banggai. (*)












Discussion about this post