KILASBANGGAI.COM,MANTOH– Ketidakpastian kepemimpinan di Desa Pondan, Kecamatan Mantoh, Kabupaten Banggai, kini menjadi sorotan tajam. Tokoh pemuda Kecamatan Mantoh, Nazareth Alep, secara terbuka menyatakan keprihatinannya atas sikap Kepala Desa (Kades) Pondan yang dinilai menelantarkan tanggung jawabnya selama kurang lebih dua bulan terakhir.
Ketidakhadiran Kades di kantor desa ini memicu keresahan warga yang merasa pelayanan publik dan roda pemerintahan desa menjadi terhambat.
Nazareth menjelaskan bahwa situasi ini merupakan akumulasi dari kekecewaan warga yang puncaknya terjadi pada aksi unjuk rasa 8 Desember 2025 lalu. Saat itu, masyarakat menuntut transparansi penuh terkait Pengelolaan Dana Desa (2024–2025), Sejumlah program hasil Musrenbang dilaporkan tidak kunjung terealisasi, adanya 60 sak semen yang tidak digunakan hingga mengeras dan rusak serta Warga meminta pencopotan tiga perangkat desa yang dinilai tidak maksimal dalam bekerja.
Momentum yang paling diingat warga adalah saat Kades Pondan secara mengejutkan menyatakan tidak lagi ingin menjabat dan melepas pakaian dinasnya di hadapan massa aksi. Namun, hingga kini, pernyataan lisan tersebut tidak diikuti oleh prosedur administrasi yang jelas.
“Sikap Kades ini menimbulkan kebingungan dan memperdalam tanda tanya di tengah masyarakat mengenai kepastian kepemimpinan di Desa Pondan,” tegas Nazareth Alep pada Senin (16/2/2026).
Mewakili suara warga, Nazareth mendesak Pemerintah Kecamatan Mantoh dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banggai untuk segera turun tangan memberikan kepastian hukum.
Jika memang tidak bersedia menjalankan amanah, Kades harus segera menandatangani surat pengunduran diri resmi dan diumumkan secara terbuka.
Jika masih merasa sebagai pemimpin, Kades harus segera kembali berkantor dan menyelesaikan kewajibannya sesuai mandat undang-undang.
“Masyarakat menegaskan bahwa kejelasan sikap ini penting agar roda pemerintahan desa dapat kembali berjalan dan pelayanan terhadap warga tidak terus terhambat,” tutup Nazareth.(*)












Discussion about this post