KILASBANGGAI.COM, BALUT– Pemerintah Kabupaten Banggai Laut melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11–12 Februari 2026, di Gedung Ali Hamid ini mengusung tema “Percepatan Peningkatan Nilai Tambah Komoditas Agromaritim.”
Pada hari pertama, Musrenbang diikuti empat kecamatan yakni Banggai, Banggai Tengah, Banggai Utara dan Banggai Selatan. Sementara hari kedua dilanjutkan dengan Kecamatan Labobo, Bangkurung dan Bokan Kepulauan.
Musrenbang RKPD 2027 secara resmi dibuka Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, dan dihadiri Wakil Bupati Ablit H. Ilyas, Ketua DPRD Banggai Laut Patwan Kuba bersama sejumlah anggota DPRD, Pj. Sekda Saiful U. Usuria, Pabung 1308 Luwuk Banggai Mayor Inf. Abdul G. Anjarang, Kapolsek Banggai AKP Jolly R. Lengkong, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Staf Khusus Bupati, camat, kepala desa, BPD serta aparat desa se-Kabupaten Banggai Laut.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Kaepa menegaskan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Musrenbang dimulai dari tingkat desa, kemudian kecamatan dan nantinya berakhir di Musrenbang tingkat kabupaten. Usulan yang disampaikan di kecamatan merupakan hasil dari Musrenbang desa, dan selanjutnya akan dibawa ke tingkat kabupaten,” jelasnya.
Ia menekankan agar proses Musrenbang dipercepat, mengingat penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan ditutup pada bulan Maret.
“Kalau sudah pasti apa yang diusulkan, segera sampaikan ke saya, supaya cepat diteruskan ke pusat sebelum penyusunan APBN terkunci,” tegas Sofyan Kaepa.
Menurutnya, percepatan sangat penting di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia menyebut bahwa peluang anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi tetap terbuka, namun dikelola langsung oleh kementerian atau lembaga.
“Kalau lambat usulan masuk ke kementerian atau lembaga, jangan berharap ada anggaran masuk ke daerah. Jadi harus cepat,” ujarnya.
Bupati juga mendorong desa-desa untuk mengusulkan program sebanyak mungkin, terutama pembangunan jalan dan infrastruktur penunjang produksi.
“Usulkan saja sebanyak-banyaknya, terutama jalan kantor produksi. Nanti saya coba buka link di Bappenas RI serta beberapa kementerian,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Sofyan Kaepa turut menyampaikan sejumlah proyek strategis yang tengah dan akan berjalan di Banggai Laut, baik yang bersumber dari APBD Provinsi maupun APBN.
“Tahun ini ada pembangunan jalan dari Keraton dan jembatan Paisupuso dari APBD Provinsi, serta pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kalupapi yang bersumber dari APBN,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Bupati kembali mengingatkan seluruh pihak agar tidak menunda penyampaian usulan.
“Kalau yang sudah ada usulannya, segera sampaikan. Sebelum akhir bulan ini saya ke Jakarta, usulan sudah harus saya bawa,” pungkasnya. (*)












Discussion about this post