KILASBANGGAI.COM – Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap militansi dan semangat juang para pejuang Nahdlatul Wathan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Ketua Umum PBNW Bidang Komunikasi dan Koordinasi, Kiai Jamhuri Karim, dalam rangkaian kunjungan dan Pengajian Akbar yang berlangsung pada 4-8 Februari 2026.
Dalam kunjungan yang sangat spesial ini, Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan (PDNW) Banggai tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan barokah ilmu. Selain unsur pimpinan PBNW, tiga Tuan Guru yang merupakan Masyaikhul Ma’had Darul Qur’an Wal Hadist (MDQH) NW Anjani, Lombok Timur, turut hadir menyapa jamaah. TGH Zaini Abdul Hanan, LC., M.Pd.I, TGH Ihsan Safar, QH., M.Ap dan TGH Muhammad Adnan Haris, QH., LC.
Kehadiran para ulama ini menjadi magnet bagi ribuan jamaah untuk menimba ilmu dan memperkuat tali silaturahmi.
Berdasarkan undangan PDNW Banggai, rombongan mengunjungi enam titik Pondok Pesantren NW yang menjadi basis perjuangan di Kabupaten Banggai. Ponpes Fathul Hikam Al Mubarak NW (Desa Uwelolu), Ponpes Tarbiyatunnasyi’in (Desa Pasir Lamba), Ponpes Darul Qur’an (Desa Mulyasari), Ponpes Hikmatul Husna (Desa Sentral Sari), Ponpes Maulana NW (Malik Makmur, Bualemo) dan Ponpes Muhammad Assegaf NW (Desa Koninis, Simpang Raya).
Antusiasme luar biasa tampak di setiap titik. Bahkan, di lokasi seperti Desa Uwelolu (Toili Barat), Malik Makmur (Bualemo), dan Koninis (Simpang Raya), ribuan jamaah memadati area pengajian akbar, menunjukkan betapa pesatnya perkembangan NW di Banggai.
Kiai Jamhuri Karim menyatakan rasa bangganya atas progresivitas pengurus daerah. Menurutnya, kegigihan pejuang NW di Banggai merupakan inspirasi bagi daerah lain.
“Saya ikut berbangga dengan semangat juang teman-teman di daerah, khususnya Kabupaten Banggai. Semoga semangat ini membawa berkah dan kemajuan bagi Nahdlatul Wathan. Spirit dari Banggai ini harus ditularkan ke tempat-tempat lain di seluruh Nusantara,” ujar Kiai Jamhuri.
Beliau juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Banggai yang telah menerima kehadiran NW dengan tangan terbuka. Tak lupa, apresiasi ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Banggai dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungan mereka terhadap eksistensi pesantren-pesantren NW.
“Dukungan pemerintah sangat berarti bagi perkembangan pendidikan kami, sehingga Nahdlatul Wathan bisa tetap eksis dan berkontribusi membangun SDM di daerah termasuk di Banggai ini,” pungkasnya.(*)












Discussion about this post