KILASBANGGAI.COM, BUNTA – Ketegasan dan ketenangan Ketua Panitia Pelaksana, Ramli Pilohima, menuai apresiasi luas setelah berhasil mengendalikan situasi ricuh dalam lanjutan turnamen sepak bola Piala Bupati Banggai. Insiden tersebut terjadi dalam laga bertensi tinggi antara Balaan Kanta vs Persipek di Lapangan Gelora Salabenda, Rabu (28/1/2026) sore.
Pertandingan yang sedari awal berjalan alot mulai memanas pada babak kedua. Pemicunya adalah keputusan wasit Wardaya yang mengganjar salah satu pemain Persipek dengan kartu kuning. Tidak terima dengan keputusan tersebut, suasana mendadak pecah ketika seorang pemain cadangan dari kubu Persipek berlari ke tengah lapangan dan melakukan tindakan tidak sportif dengan menanduk wasit.
Beruntung, kesigapan petugas pengamanan bernama Ikbal berhasil mencegah situasi semakin memburuk. Ikbal dengan cepat mengamankan pemain yang sedang tersulut emosi tersebut di tengah sorak-sorai protes dari pendukung Persipek yang memadati pinggir lapangan.
Di tengah situasi yang hampir tidak terkendali, Ramli Pilohima menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin. Dengan sikap dingin dan persuasif, ia turun langsung ke lapangan untuk menenangkan kedua belah pihak serta memberikan pengertian kepada penonton.
Kehadiran Ramli di titik konflik terbukti ampuh mendinginkan suasana yang sempat mendidih. Berkat mediasi cepat tersebut, pertandingan akhirnya dapat dilanjutkan kembali hingga peluit panjang berbunyi.
“Kepemimpinan di lapangan bukan hanya soal teknis pertandingan, tapi bagaimana menjaga sportivitas tetap tegak di atas tensi yang tinggi,” ujar salah satu penonton yang mengapresiasi langkah panitia.
Laga ditutup dengan situasi yang kondusif, aman, dan damai, membuktikan bahwa koordinasi yang baik antara pengamanan dan panitia pelaksana adalah kunci suksesnya perhelatan akbar di Kabupaten Banggai ini.












Discussion about this post