KILASBANGGAI.COM, PAGIMANA – Jajaran Unit Reskrim Polsek Pagimana bergerak cepat meredam aksi perkelahian antar pelajar SMA Negeri 1 Pagimana yang pecah di Desa Taloyon pada Jumat sore (23/01/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.
Kapolsek Pagimana melalui Kanit Reskrim Aiptu Romi Yusup mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan dua kelompok remaja.
Kejadian bermula saat kelompok pelajar berinisial KN bersama rekan-rekannya menghadang remaja berinisial RG yang saat itu sedang berboncengan motor bersama lima temannya.
Situasi memanas hingga terjadi duel fisik antara RG dengan rekan KN yang berinisial RS. Beruntung, informasi segera diterima pihak kepolisian sehingga aksi tersebut tidak meluas menjadi tawuran massal.
“Benar, kami telah mengamankan para pelajar yang terlibat perkelahian di Desa Taloyon. Saat ini, oknum pelajar tersebut sedang kami mintai keterangan lebih lanjut di Mapolsek,” ujar Aiptu Romi Yusup.
Mengenai latar belakang aksi penghadangan tersebut, Aiptu Romi menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan investigasi mendalam.
“Motif pastinya masih kami dalami melalui pemeriksaan intensif. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambahnya.
Pihak Polsek Pagimana mengimbau kepada seluruh orang tua dan guru untuk lebih memperketat pengawasan terhadap aktivitas para siswa, terutama saat jam pulang sekolah, demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.












Discussion about this post