Kilasbanggai.com
Selasa, Januari 13, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL
No Result
View All Result
Kilasbanggai.com
  • NASIONAL
  • BANGGAI
  • SULTENG
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • HUKRIM

Warga Mumpe Tegas Tolak Tambang Emas: “Jangan Ganggu Hidup Kami”

Ikbal Siduru by Ikbal Siduru
13 Januari 2026
in Banggai, Sulteng
Yunius Langkumo kepala dusun mumpe, desa dodabunta, saat menyatakan sikap penolakan Rencana aktivitas pertambangan masuk. (Dok.Kilasbanggai.com)

Yunius Langkumo kepala dusun mumpe, desa dodabunta, saat menyatakan sikap penolakan Rencana aktivitas pertambangan masuk. (Dok.Kilasbanggai.com)

KILASBANGGAI.COM, SIMPANG RAYA— Warga Dusun Mumpe, Desa Dodabunta, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dengan tegas menolak segala bentuk aktivitas pertambangan di wilayah mereka.

Penolakan keras itu disampaikan langsung oleh Kepala Dusun Mumpe, Yunius Langkumo, saat rapat sosialisasi pertambangan emas yang digelar di Balai Desa Dodabunta, Selasa (13/1/2026).

Mewakili masyarakatnya, Yunius menegaskan bahwa warga Mumpe tidak menginginkan kehadiran aktivitas pertambangan apa pun, termasuk pertambangan emas yang tengah diwacanakan.

BACA JUGA

Isu “Bekingan Mabes” Mengemuka, Wacana Tambang Emas di Mumpe Banggai Picu Kecurigaan Warga

Isu “Bekingan Mabes” Mengemuka, Wacana Tambang Emas di Mumpe Banggai Picu Kecurigaan Warga

13 Januari 2026
Karyawan Tewas di Kebun Sawit, Begini Respon PT Sawindo Cemerlang

Karyawan Tewas di Kebun Sawit, Begini Respon PT Sawindo Cemerlang

13 Januari 2026

“Kami menolak dengan tegas aktivitas pertambangan apa pun. Jangan ganggu kami. Kami sudah nyaman hidup di Dusun Mumpe,” tegas Yunius di hadapan peserta rapat.

Ia bahkan menyatakan, meskipun masyarakat Mumpe tidak lagi dianggap sebagai bagian dari wilayah Kecamatan Simpang Raya, penolakan terhadap tambang tetap tidak akan berubah.

“Kalau kami tidak dianggap dan dikeluarkan dari Simpang Raya pun tidak apa-apa. Sikap kami tetap menolak,” ujarnya lantang.

Yunius juga mengungkapkan kekecewaan dan kesedihannya karena ada warga lokal Desa Dodabunta yang justru terlibat dalam rencana pertambangan tersebut.

Menurutnya, pengalaman kelam di masa lalu menjadi alasan kuat masyarakat Mumpe menolak tambang.

Ia mengenang peristiwa pembunuhan yang pernah terjadi di wilayah tersebut, yang hingga kini masih membekas di ingatan masyarakat.

Bahkan, dalam kasus itu, saudaranya sendiri sempat ditahan di Polres Banggai tanpa adanya perhatian maupun keprihatinan dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, maupun lembaga adat.

“Peristiwa itu masih terus terngiang. Dari pengalaman itu kami belajar, pertambangan tidak membawa kesejahteraan, justru membawa masalah dan penderitaan,” ungkapnya.

Dengan nada tegas, Yunius kembali menutup pernyataannya dengan menegaskan sikap masyarakat Dusun Mumpe yang menolak tambang tanpa kompromi.

“Intinya, masyarakat Mumpe menolak. Titik,” tegasnya.

Penolakan serupa juga disampaikan Pendeta Yaner Purnama, S.Th, yang turut hadir dalam rapat sosialisasi tersebut.

Ia mengingatkan agar masyarakat belajar dari berbagai daerah lain yang telah lebih dulu menerima aktivitas pertambangan.

“Di banyak tempat, ketika pertambangan masuk, desa justru hancur, bukan sejahtera,” kata Yaner.

Menurutnya, janji kesejahteraan yang kerap disampaikan dalam setiap rencana pertambangan sering kali tidak sebanding dengan kerusakan sosial dan lingkungan yang ditinggalkan.

Oleh karena itu, ia mendukung penuh sikap warga Dusun Mumpe yang secara tegas menolak kehadiran pertambangan di wilayah mereka. (*)

Previous Post

Polres Bangkep Tegaskan Pengawasan Kasus Penganiayaan di Banggai Laut Sesuai Prosedur

Next Post

Cemburu Buta, Pemuda Berinisial DA di Luwuk Nekat Aniaya Kekasih di Kamar Kost

Berita Pilihan

Isu “Bekingan Mabes” Mengemuka, Wacana Tambang Emas di Mumpe Banggai Picu Kecurigaan Warga

Isu “Bekingan Mabes” Mengemuka, Wacana Tambang Emas di Mumpe Banggai Picu Kecurigaan Warga

by Ikbal Siduru
13 Januari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, SIMPANG RAYA— Sosialisasi rencana pertambangan emas di Desa Dodabunta, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, memunculkan tanda tanya...

Karyawan Tewas di Kebun Sawit, Begini Respon PT Sawindo Cemerlang

Karyawan Tewas di Kebun Sawit, Begini Respon PT Sawindo Cemerlang

by Asnawi Zikri
13 Januari 2026
0

KILASBANGGAI.COM, BATUI- Polsek Batui evakuasi seorang korban luka di area PT. Sawindo Cemerlang, Desa Honbola, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi...

Cemburu Buta, Pemuda Berinisial DA di Luwuk Nekat Aniaya Kekasih di Kamar Kost

Cemburu Buta, Pemuda Berinisial DA di Luwuk Nekat Aniaya Kekasih di Kamar Kost

by Muhammad Maruf
13 Januari 2026
0

KILASBANGGAI.COM,LUWUK- Seorang pemuda berinisial DA (20) diamankan aparat kepolisian usai melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya sendiri berinisial perempuan NA (17), di...

Konsep Otomatis

Kementerian Lingkungan Hidup Dukung Langkah Gubernur Anwar Hafid Tertibkan Tambang Ilegal di Sulteng

by Muhammad Maruf
13 Januari 2026
0

KILASBANGGAI.COM,JAKARTA- Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid melakukan audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Dihadapan Menteri KLH, Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur...

Sosialisasi Tambang Emas di Simpang Raya Berlangsung Alot, Warga Desa Dodabunta Terbelah

Sosialisasi Tambang Emas di Simpang Raya Berlangsung Alot, Warga Desa Dodabunta Terbelah

by Ikbal Siduru
13 Januari 2026
0

KILASBANGGAI, BANGGAI— Sosialisasi rencana pertambangan emas di Dusun Mumpe, Desa Dodabunta, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, berlangsung alot...

Next Post
Cemburu Buta, Pemuda Berinisial DA di Luwuk Nekat Aniaya Kekasih di Kamar Kost

Cemburu Buta, Pemuda Berinisial DA di Luwuk Nekat Aniaya Kekasih di Kamar Kost

Discussion about this post

Isu “Bekingan Mabes” Mengemuka, Wacana Tambang Emas di Mumpe Banggai Picu Kecurigaan Warga

Isu “Bekingan Mabes” Mengemuka, Wacana Tambang Emas di Mumpe Banggai Picu Kecurigaan Warga

by Ikbal Siduru
13 Januari 2026
0

Karyawan Tewas di Kebun Sawit, Begini Respon PT Sawindo Cemerlang

Karyawan Tewas di Kebun Sawit, Begini Respon PT Sawindo Cemerlang

by Asnawi Zikri
13 Januari 2026
0

Cemburu Buta, Pemuda Berinisial DA di Luwuk Nekat Aniaya Kekasih di Kamar Kost

Cemburu Buta, Pemuda Berinisial DA di Luwuk Nekat Aniaya Kekasih di Kamar Kost

by Muhammad Maruf
13 Januari 2026
0

Warga Mumpe Tegas Tolak Tambang Emas: “Jangan Ganggu Hidup Kami”

Warga Mumpe Tegas Tolak Tambang Emas: “Jangan Ganggu Hidup Kami”

by Ikbal Siduru
13 Januari 2026
0

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Privacy Policy
Media Network

© 2023 Kilasbanggai.com

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • MEMILIH 2024
    • Pemilu Legislatif
    • Pilpres
    • Pilkada
  • SULTENG
  • CELEBES
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • BISNIS
  • TRAVEL
  • ADVETORIAL

© 2023 Kilasbanggai.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In