KILASBANGGAI.COM, LUWUK- Ketua DPRD Banggai, Saripudin Tjatjo, mendorong konflik agraria antara perusahaan sawit PT Sawindo Cemerlang dengan warga Desa Masing, Kecamatan Batui Selatan agar dibawa ke Panitia Khusus atau Pansus.
Usulan ini berangkat dari sikap manajemen PT Sawindo Cemerlang yang dinilai tidak proaktif, bahkan tak punya niat baik dalam menyelesaikan masalah ini.
“Mereka (Sawindo) tidak proaktif. Mereka minta rapat zoom. Nah, tatib kami tidak ada zoom. Harus hadir langsung supaya rapat berjalan terbuka dan transparan,” ungkap Arif Tjatjo-sapaan akrabnya.
Politisi Golkar ini menyatakan pihaknya telah mengundang manajemen PT Sawindo sebanyak 3 kali sebagai upaya untuk proses penyelesaian, tapi undangan tersebut dinilai tak diindahkan.
“Kalau bisa kasus ini dinaikkan satu tingkat ke Pansus. Jadi gabungan komisi. 2 fraksi saja sudah memenuhi syarat. Insyaallah saya setujui,” kata Arif.
Ia mengaku DPRD dan Bupati Banggai telah mengeluarkan rekomendasi untuk menghentikan sementara aktivitas ekspansi perkebunan sawit.
Bahkan, ia bersama anggota DPRD lainnya telah turun lapangan dan Bupati telah membentuk Pokja, tapi PT Sawindo tak punya itikad baik. (*)












Discussion about this post